Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Siapapun Pemimpin Indonesia Harus Berdekatan dengan Umat Islam

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 24 Juli 2017 08:15 8:15 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 24 Juli 2017 08:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Siapa pun yang jadi pemimpin bangsa Indonesia harus berdekatan dan berbaik hati dengan umat Islam. Sebab situasi saat ini, menghendaki umat Islam mengambil-alih kepemimpinan bangsa.

“Umat Islam itu cinta damai, mencintai persatuan. Lokomotif perjuangan umat Islam ke depan ada di Indonesia. Allah tidak akan membiarkan nur Islam meski orang kafir ingin meredupkan Islam. Islam cinta damai dan bersatu utk kecintaan pada Islam dan umat Islam,” demikian disampaikan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), KH. Bachtiar Nasir dalam acara Halal bi Halal dan Silahturahim Nasional dengan tema “Mempererat Ukhuwah, Merekatkan Bangsa, Menegakkan Kedaulatan Pancasila” yang  digelar pada hari Ahad pagi, 23 Juli 2017 di Pondok Pesantren Modern Al Islah Bondowoso.

Sementara itu, menutup kesimpulan Silaturahmi Nasional ini disampaikan oleh Pimpinan PP Al Islah, Muhammad Ma’shum. Menurut Kiai Muhammad Ma’shum, Indonesia saat ini sedang sakit dan perlu diobati.

Baca: Amien Rais Ajak Pemerintah Lakukan Islah

Semua potensi alam harus dikembalikan rakyat untuk kemakmuran rakyat dan bangsa. Oleh karena untuk mengembalikan semua itu harus memilih pemimpin yang amanah dan mau mengembalikan potensi Indonesia demi kemakmuran bangsa Indonesia.

“Kondisi negeri ini sarat dengan masalah bagaikan bis yang banyak penumpang tapi dengan ban tipis, mesin rusak dan sopirnya ugal- ugalan,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, ia mendesak  gerakan islah nasional.  Diantara gerakan islah adalah, pertama,  tidak saling caci-maki antar umat Islam dan bersatu dan menyatukan.  Kedua,  wujudkan pemimpin yang amanah.  Ketiga, kualitas diri yang adil,  intelektual, dan jujur dan dapat dipercaya kepada rakyat.

Baca: 10 Ribu Umat Islam Padati Acara GNPF-MUI di PP Al Islah Bondowoso

Berikutnya kualitas ekonomi harus diperbaiki dan perbaikan kualitas sosialnya karena masyarakat saling curiga.

Menurutnya, tujuan gerakan islah nasional ini adalah memperkokoh kekuatan umat Islam untuk kemajuan bangsa Indonesia. Hal ini akan rekomendasikan ke pemerintah untuk perubahan menuju ke perbaikan bangsa.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bachtiar NasirGerakan Nasional Pengawal Fatwa MUIGUIB JatimKH Bachtiar NasirPondok Pesantren Modern Al-Ishlah BondowosoPP Al-Ishlah Bondowosoukhuwah Islamiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anti-Semitisme di Jerman Meningkat, Kata Dewan Pusat Yahudi
Tulisan selanjutnya Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Indonesia Mengalir ke Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?