Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wantim MUI Ingatkan Bahaya Pembiaran Komunisme dan Liberalisme

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 September 2018 22:20 10:20 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 September 2018 22:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menggelar rapat pleno di kantor MUI, Jakarta, Rabu (26/09/2018) siang membahas masalah-masalah keorganisasian, keumatan, dan kebangsaan.

Di antara hasil rapat tersebut adalah Wantim MUI memaparkan sejumlah ancaman terhadap bangsa ini.

Wantim MUI mengingatkan akan bahayanya sejumlah paham/isme yang merebak dan merajalela pada bangsa Indonesia dewasa ini secara penetratif. Paham/isme/ideologi/pikiran-pikiran tersebut bertentangan secara diametral dengan agama dan falsafah bangsa, Pancasila.

“Di antara ideologi berbahaya tersebut adalah komunisme yang anti Tuhan dan agama yang terakhir ini mengemuka secara leluasa dalam kehidupan bangsa dan dalam berbagai penjelmaan dan manifestasinya,” ujarnya Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin.

Baca: Din Syamsuddin Pidato di Kongres Yahudi Sedunia

Selain komunisme, ideologi berbahaya lainnya adalah liberalisme dan radikalisme. Liberalisme, jelas Din, merupakan paham kebebasan yang sesungguhnya sangat bertentangan dengan agama yang merasuki berbagai aspek kehidupan bangsa, secara politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dan begitu pula radikalisme yang ekstrem baik atas dasar paham keagamaan maupun kepentingan ekonomi, bisnis, serta kepentingan politik,” ujarnya.

Baca: Nasib Islam Liberal Pasca Muktamar Muhammadiyah 

Di samping isme-isme itu berbahaya, tindakan pembiaran terhadap adanya isme-isme itu juga dinilai sangat berbahaya, mengancam keberadaan bangsa Indonesia.

Wantim MUI melihat sikap pembiaran tersebut sudah terjadi.

“Adanya sikap pembiaran dan pengabaian (permisifisme) terhadap isme-isme di atas (komunisme, liberalisme, radikalisme) baik yang ditampilkan oleh warga masyarakat maupun oleh penyelenggara negara baik legislatif maupun eksekutif,” ungkapnya menyebut di antara poin ancaman terhadap bangsa Indonesia.* R/S

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan PertimbangankomunismeliberalismeMajelis Ulama IndonesiaMUIWantim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anies Baswedan Resmi Mencabut Izin Proyek Reklamasi 13 Pulau
Tulisan selanjutnya Tazkia akan Ganti Status dari Sekolah Tinggi jadi Institut Ekonomi dan Bisnis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?