Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

12 Santri Mandailing Natal Meninggal Diterjang Banjir Saat Belajar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2018 13:04 1:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Oktober 2018 13:04
Bagikan
12 santri yang meninggal dunia akibat banjir bandang disemayamkan di Puskesmas Hutagodang Kecamatan Ulupungkut, Kab, Mandailing Natal, Sumut.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebanyak dua belas orang santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al Hilaliyah Muarasala di Kecamatan Ulupungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, meninggal dunia akibat diterjang banjir bandang, Jumat (12/10/2018).

Parluhutan, guru madrasah tersebut yang juga sebagai P3N pada Desa Muarasaladi, di lokasi banjir bandang mengatakan, banjir bandang ini berasal dari Sungai Aek Saladi.

Kejadian berlangsung pada saat para santri sedang belajar di madrasah tersebut. Tepatnya beberapa saat setelah para santri memasuki ruang belajar/kelas. Setelah selesai melaksanakan shalat fardhu ashar berjamaah di Masjid Al Ihsan yang berada persis di samping madrasah, yang berjarak sekitar 2 meter, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Pada saat berlangsung proses belajar mengajar, tiba-tiba datang suara gemuruh dan air bah yang cukup besar dan dahsyat dengan membawa dan menghanyut kayu-kayu besar, batu/material besar, lumpur menghantam bangunan SD dan madrasah terlebih dahulu, dengan hantaman yang cukup kuat,” katanya laman resmi Kementerian Agama Sumut.

Baca: Banjir dan Longsor Sumut-Sumbar, 22 Orang Meninggal termasuk 11 Murid Madrasah

Mendengar air bah yang cukup besar dan deras serta hantaman yang cukup kuat ke bangunan madrasah, membuat para guru dan santri kaget, histeris, dan menangis serta berteriak minta tolong, sambil berucap “Allahu Akbar, toloonggg,” dari bibir para santri. Para guru pun berusaha keras melindungi dan menyelamatkan para santri dari hantaman banjir bandang tersebut, lanjutnya sambil meneteskan air mata tanda kesedihan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Parluhutan, masih dengan linangan air mata, kembali menceritakan bahwa dirinya bersama guru lainnya, Akhyar yang juga Penyuluh Agama Islam Non-PNS pada KUA Kecamatan Ulupungkut, hanya bisa menyelamatkan 17 orang santri, dari 29 orang santri yang belajar pada saat kejadian tersebut.

“Sebanyak 12 orang santri tak bisa kami selamatkan, mereka dihantam air bah. Mereka santri-santri yang baik, mereka penerus agama di kampung ini, mereka adalah fi sabilillah yang berusaha berjuang menuntut agama Allah. Mereka punya cita-cita besar ingin mengangkat derajat dan martabat keluarga dan agama Islam,” katanya dengan berlinang air mata.

Sementara itu, Kepala Desa Muarasaladi Armen Rahmad Hasibuan menyampaikan, dengan dibantu oleh tim SAR beserta TNI-Polri, ASN Pemkab dan Kemenag beserta masyarakat lainnya, 12 orang santri dapat ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sebagian tertimbun oleh lumpur, sebagian ditemukan di bawah kayu besar dan batu.

Baca: Sudah Mengungsi, Masih Diuji Banjir dan Tanah Longsor

Para santri yang menjadi korban yang meninggal dunia adalah; Isroil umur 12 tahun, Dahleni umur 10 tahun , Apsoh (9 tahun), Ahmad Idan (9 tahun), Ahmad Isnan (11), Mhd Riyan Syahputra (9), Tiara (11), Masitoh (12), Alpi Sahri (11), Aisyah Aini (13), Sohipah (10), dan Mutiah (11).

Sedangkan para santri yang selamat yaitu; Adawiyah umur 9 tahun, Nabila (9 tahun), Putri (9), Khoirunnisa (10), Anna Sofa (10), Mujibur Rohman (10), Jufriadi (10), Risdah (11), Haddin (11), Raihansyah (11),  Solehuddin (11), Jibril Soikani (11), Sulton (11), Sobbiah (12), Lusiana (12), Abel (12), dan Tasya Amelia (11).

Kepala Sub Bagian Tata usaha Kemenag Mandailing Natal, Irfansyah Nasution, yang didampingi Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Asrin, memberikan ucapan takziyah kepada para keluarga korban agar kuat, sabar, dan tabah dalam menghadapi musibah ini.

Irfansyah Nasution menyampaikan, para santri ini termasuk husnul khatimah karena mereka dipanggil Allah dalam keadaan fi sabilillah menuntut ilmu. Apalagi ke-12 santri ini masih anak-anak belum baligh, mudah-mudahan menjadi pelita dan penolong bagi orangtuanya di akhirat nantinya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Hilaliyah MuarasalabanjirbencanaKemenaglongsormadrasahMandailing Natalmenuntut ilmumurid madrasahsantriSumatera Utara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Salman Telpon Erdogan Membahas Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi
Tulisan selanjutnya Dua Aktivis Palestia Selandia Baru Menolak Denda ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?