Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Begini Cara Peter Menjemput Hidayah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2010 12:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com & Sahabat Al-Aqsa–Di Atas Mavi Marmara di Laut Tengah—Cerita tentang Muslimnya Peter Veana di Istanbul, hanya beberapa saat sebelum berangkat menuju Antalya dan kemudian berlayar ke Gaza, kita sudah tahu. Namun ada tambahan cerita yang menarik tentang cara Peter (sekarang Muhammad Fatih) yang dari Inggris itu menjemput hidayah Allah.

Laura Stuart, salah satu dari 14 warga Inggris di atas Mavi Marmara, adalah administrator Gaza Boat UK, sebuah grup yang baru saja dibentuk di London untuk mengumpulkan dana dan kemudian ikut dalam kafilah Freedom Flotilla ini.

Laura, yang memeluk Islam 11 tahun lampau, aktif di masyarakat Muslim di Finchley, London dan sudah dua kali memasuki Gaza membawa bantuan bersama kafilah-kafilah sebelumnya. Ketika tiba waktunya menyeleksi peserta Freedom Flotilla dari Inggris, tak sedikit orang yang melamar ikut kafilah lewat Laura dan kawan-kawannya.

Meski tak dikatakan secara terus-terang, Laura dan beberapa kawannya cenderung memilih sesama Muslim, terutama mereka yang sudah pernah mengikuti misi ke Gaza.

Peter, pria bule asli Inggris berusia 63 tahun itu, tidak masuk dalam kriteria Laura. “Yang memutuskan pada akhirnya tentu saja IHH, tapi terus terang, dalam prosesnya, saya dan ketua kelompok kami (seorang Muslim asal Pakistan) kami tidak memilih Peter,” tutur Laura.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Laura menyampaikan kepada Peter bahwa tak ada seat baginya.

Peter bertanya, “Bagaimana kalau saya berangkat juga ke Istanbul? Siapa tahu ada peserta yang drop-out dan saya bisa menggantikan?”

Kepada sejumlah orang dari Inggris yang juga memiliki gagasan untuk “bonek” (bondo nekad) ke Istanbul, Laura mengatakan, “Tidak mungkin. Sudah jangan pergi.”

Peter nekad berangkat juga ke Istanbul dan langsung mendatangi salah satu staf senior IHH, Nalan Dal, yang lalu mengizinkannya ikut serta.

Sebagaimana kita ketahui kemudian, tak lama sesudah datang ke Istanbul, Peter memeluk Islam. Di atas Mavi Marmara ini, Peter bukan saja ikut shalat tetapi juga ikut dalam berbagai pengajian yang diberikan dalam tiga bahasa: Turki, Arab dan Inggris. Sesama peserta kafilah seperti berlomba menemani Peter…eh Muhammad Fatih, shalat dan belajar mengaji. [Dzikrullah, Santi Soekanto, Surya Fachrizal/hidayatullah.com]

 Salurkan Bantuan Anda untuk Palestina melalui; Sahabat Al-Aqsha & hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mavi Marmaraold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Jerman Tetap Dukung Israel
Tulisan selanjutnya Kebab Lagi…Kebab Lagi!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?