Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

RS Indonesia Tetap Berjalan Meski Gaza Diserang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Desember 2010 06:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Presidium “Medical Emergency Rescue Committee” (MER-C) Indonesia dr Sarbini Abdul Murad menegaskan, program pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, tetap berjalan, meski militer Israel kembali menyerang wilayah tersebut.

Dalam penjelasannya di Bogor, Jumat malam, ia mengatakan, berdasarkan informasi yang dilaporkan relawan insinyur MER-C yang saat ini masih bertugas di Gaza, Nur Ikhwan Abadi, Gaza kembali mengalami serangan-serangan militer Israel.

MER-C Indonesia merupakan salah satu organisasi relawan kesehatan yang aktif memberikan bantuan di bidang kesehatan atau pengobatan khususnya di daerah bencana, baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Sarbini, pada Sabtu (18/12) terjadi serangan di Gaza Tengah, yang menyebabkan sekurangnya lima warga Gaza syahid.

Selain itu, berdasarkan laporan relawannya, ada pula serangan Israel lagi ke Khan Younis dan Rafah, dan tiga orang dikabarkan luka.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Pada Rabu (22/12) terdengar lagi suara bom, tapi kami belum tahu ada korban atau tidak. Mohon doa dari teman-teman di Jakarta,” kata Nur Ikhwan Abadi, seperti dikutip Sarbini.

Menurut dia, bagi kedua relawan MER-C Indonesia yang sudah tinggal di Gaza selama hampir lima bulan terakhir, suara bom atau suara serangan roket menjadi hal yang biasa karena mau tidak mau mereka harus beradaptasi dengan kondisi di Gaza yang merupakan wilayah perang.

Ia mengatakan, serangan Israel ke Gaza Tengah Sabtu lalu disinyalir merupakan serangan terburuk terhadap Jalur Gaza, setelah operasi \”Cast Lead\” yang diterapkan Israel pada akhir 2008 hingga awal 2009, di mana ketika serangan masih terjadi Tim MER-C memasuki wilayah tersebut untuk memberikan bantuan medis kepada para korban.

Terjadinya eskalasi serangan di wilayah Gaza dalam satu minggu terakhir, kata dia, tidak akan berpengaruh pada rencana pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza.

“Walaupun beberapa hari terakhir terdengar adanya serangan-serangan yang melanda Jalur Gaza, namun hal ini tidak akan menyurutkan rencana pembangunan RS Indonesia di Gaza. Pembangunan RS Indonesia akan terus berlanjut,” katanya.

Menurut dia, serangan Israel ke beberapa wilayah di Gaza juga tidak mengganggu aktivitas dua relawan MER-C di sana.

Aktivitas survei dan koordinasi terkait rencana pembangunan RS Indonesia tetap dilakukan.

“Saat ini kami sedang melakukan survai ketersediaan dan harga barang-barang material di seluruh penjual di Kota Gaza. Kami juga melakukan kunjungan dan koordinasi dengan pejabat pemerintahan dan LSM-LSM yang ada di Gaza. Hampir setiap hari kami mengunjungi tiga hingga empat tempat,” kata Abdillah Onim, yang juga merupakan Ketua MER-C Cabang Gaza.

Sementara itu, rencana pembangunan RS Indonesia sekarang sudah mencapai tahap tender.

Dalam waktu dekat MER-C akan mengirimkan lagi tim relawannya ke Gaza yang terdiri atas para insinyur untuk membantu proses tender dan hal teknis lainnya yang berhubungan dengan rencana pembangunan Rumah Sakit Indonesia.

“Mudah-mudahan, pembangunan RS Indonesia bisa dimulai awal tahun depan,” kata Sarbini Abdul Murad.

Misi membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza berawal dari misi tim bantuan kemanusiaan asal Indonesia yang membawa bantuan obat-obatan dari pemerintah dan rakyat Indonesia untuk warga Gaza, Palestina, akhir tahun 2008 hingga awal 2009. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Islam Diimbau Tidak Ikut Natal
Tulisan selanjutnya Umat Islam Tidak Toleran?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?