Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Uang Ditahan Israel Anggaran Palestina Terganggu

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 Mei 2011 12:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Otoritas Palestina Salam Fayyad mengatakan, akibat tindakan Zionis Israel yang tidak mentransfer uang pungutan pajak rakyat Palestina ke Ramallah, pemerintah di Tepi Barat mengalami kesulitan keuangan.

Fayyad mengatakan, Otoritas Palestina  membayar gaji 150.000 pegawainya setiap bulan pada hari ke-5 sejak pertengahan 2007. “Sekarang hari ke-9 dan kami belum bisa memenuhi kewajiban ini,” ujarnya.

Pemerintah Zionis Israel yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 1 Mei memutuskan untuk menghentikan transfer uang pajak yang mereka pungut dari rakyat Palestina kepada pemerintah Mahmud Abbas, sebagai protes atas perjanjian reunifikasi antara Fatah dan Hamas. Netanyahu beralasan uang itu nantinya akan jatuh ke tangan Hamas.

Pajak yang dipungut oleh Israel dari rakyat Palestina itu memenuhi 70% dari anggaran pemerintah Otoritas Palestina.

“Situasinya sudah buruk sebelum Israel menghentikan transfer uang itu. Sekarang, dengan Israel menghentikan  transfer, maka semakin sulit,” kata Fayyad.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Total tagihan yang harus dibayarkan pemerintah Palestina di Tepi Barat setiap bulannya mencapai US$170 juta.

Komisi Eropa hari Jum’at lalu (06/5) mengumumkan bahwa mereka akan memberikan bantuan tambahan 85 juta euro (US$122 juta) di tahun 2011, di mana 45 juta euro di antaranya untuk membayar gaji para pejabat teras. Tidak jelas kapan dana dari Eropa itu akan cair.

Selama ini pemerintah Palestina masih sangat tergantung dengan bantuan internasional untuk memenuhi kewajibannya.

Fayyad mengatakan, komunikasi terakhir dengan Kementerian Keuangan Israel terputus sejak dibatalkannya rencana pertemuan guna membahas masalah transfer uang pajak yang dikutip pemerintah Zionis dari rakyat Palestina bulan lalu. Untuk itu Fayyad menghimbau agar dunia internasional membujuk Israel supaya mentransfer uang tersebut.

Uang pajak sebagian besar berasal dari bea yang dikenakan oleh Zionis Israel atas barang-barang kebutuhan yang dimasukkan ke wilayah Palestina.

Sekitar 70.000 pegawai pemerintah di Gaza juga dibayar gajinya dari uang tersebut.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan Polisi Zionis Serbu Masjidil Aqsa
Tulisan selanjutnya Tiru Amerika, China Buru Muslim Xinjiang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?