Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Tentang Pemilu Lokal di Tepi Barat

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Agustus 2011 06:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hamas hari Minggu (14/8) menuduh gerakan Fatah kubu Presiden Mahmud Abbas melanggar perjanjian rekonsiliasi dengan membuka pendaftaran pemilih untuk pemilu lokal yang akan diadakan pada Oktober di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Gerakan Hamas yang menguasai Jalur Gaza menyebut rencana pemungutan suara itu sebagai tidak sah.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan, pendaftaran pemilih yang dibuka di Tepi Barat pada Sabtu melanggar ketentuan perjanjian itu, yang menetapkan kedua pihak menghindari langkah-langkah sepihak yang bisa membahayakan perjanjian tersebut.

Pelaksanaan perjanjian itu tertahan karena ketidaksepahaman antara Hamas dan Fatah mengenai siapa yang akan memimpin pemerintah sementara menjelang pemilihan umum presiden dan parlemen tahun depan.

Baru sepekan lalu kedua pihak dikabarkan memulai perundingan di Kairo dalam upaya melaksanakan perjanjian tersebut.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Pada Minggu (7/8), delegasi Fatah yang dipimpin Azzam al-Ahmed dan Hamas oleh Musa Abu Marzuq melakukan pembicaraan dengan dihadiri para pejabat intelijen Mesir.

Sakhr Bssisso, seorang pejabat Fatah, mengatakan, perundingan itu dipusatkan pada “mekanisme pelaksanaan perjanjian rekonsiliasi” dalam segala aspek, termasuk pembentukan pemerintah baru Palestina — salah satu rintangan utama dalam pelaksanaan perjanjian tersebut.

Juru bicara Hamas Sami Abu Zahri mengatakan kepada kantor berita AFP, kelompoknya “sungguh-sungguh ingin melaksanakan perjanjian itu secepat mungkin”.

Namun, ia menambahkan, ada beberapa halangan, terutama sikap keras Fatah untuk tetap memasang Salam Fayyad sebagai kepala pemerintah.

Pada awal Mei Fatah dan Hamas menandatangani sebuah perjanjian persatuan di Kairo dan bertemu dua kali sejak itu untuk membahas pembentukan pemerintah sementara, yang akan menyelenggarakan pemilihan umum pada Mei 2012.

Namun, pertemuan lanjutan antara Abbas dan pemimpin Hamas Khaled Mishaal ditangguhkan.

Pembicaraan kedua pihak dikabarkan macet karena ketidaksepakatan mengenai siapa yang akan menjadi perdana menteri. Abbas dan pemerintah Fatah yang dipimpinnya menginginkan Fayyad tetap menjadi PM, meski Hamas sangat menentangnya.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel. Palestina sempat terpecah menjadi dua wilayah kesatuan terpisah — Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan Tepi Barat yang berada di bawah pemerintahan Abbas. Kini kedua kubu tersebut telah melakukan rekonsiliasi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Mendagri Mesir Disidang Lagi
Tulisan selanjutnya AS Alirkan Kembali Bantuan Masyarakat Miskin Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?