Hidayatullah.com–Hari Kamis (29/9) lebih dari 230 sekolah yag dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jakur Gaza tutup, sebagai bgian dari aksi protes para guru.
Akibat ditutupnya ratusan lembaga pendidikan itu, lebih dari 220.000 siswa tidak dapat belajar di sekolah mereka.
Para guru memprotes pemberhentian sementara selama tiga bulan kepala serikat guru Suhail Al Hindi dari tugasnya sebagai pengajar sejak pekan ini, karena dituduh terlibat dengan organisasi pejuang Palestina Hamas.
Al Hindi diberhentikan oleh badan khusus PBB untuk Palestina UNWRA (United Nations Relief and Works Agency), sebagai pengelola sekolah-sekolah itu.
Para petinggi serikat guru di Gaza mengatakan, aksi mogok itu bisa jadi di perluas ke klinik-klinik milik PBB jika Al Hindi tidak segera dipekerjakan kembali.*