Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Dinilai Kalah Perang, Menhan Israel Mundur dari Politik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2012 22:12
Bagikan
Barak akan menanggung porsi terbesar dalam kegagalan operasi militer di Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengumumkan bahwa dia meninggalkan politik dan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen Januari mendatang.

Kepastian itu disampaikan Barak dalam konferensi pers yang diadakan mendadak di Tel Aviv pada Senin (26/11/2012).

“Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari kehidupan politik dan tidak akan terjun dalam pemilihan Knesset mendatang,” kata Ehud Barak dikutip BBC.

Meski demikian, Barak, 70, masih akan menduduki jabatannya hingga pemerintah baru terbentuk.

“Saya akan merampungkan tugas-tugas saya sebagai menteri pertahanan setelah formasi pemerintah mendatang terbentuk dalam waktu tiga bulan,” tutur Menhan Israel.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Barak mengatakan ia telah mempertimbangkan keputusannya secara masak-masak selama beberapa pekan terakhir.

Dia menambahkan akan mencurahkan waktu untuk keluarga setelah pensiun, meskipun dukungan terhadap partai menteri pertahanan Israel ini bertambah setelah Israel melancarkan serangan terhadap Gaza bulan ini.

Ehud Barak menjadi perdana menteri selama dua tahun, mulai 1999 dan menduduki beberapa kursi menteri.

Dia juga aktif di dinas militer Israel selama hampir empat dekade.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan menghargai keputusan Barak.

“PM Netanyahu menghormati keputusan Menteri Pertahanan Barak; menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya di pemerintah dan menghargai sumbangannya terhadap keamanan negara,” pernyataan kantor perdana menteri.

Para pengamat politik mengatakan politisi senior itu diperkirakan akan bergabung dengan partai lain menjelang pemilihan umum pada 22 Januari.

Sementara itu, pengamat politik Wasam Afifah menyatakan kepada Pusat Informasi Palestina (PIC), mundurnya Ehud Barak sangat berkaitan dengan kekalahan dalam perang delapan hari di Gaza.

“Sangat jelas pengunduran diri Ehud Barak berkaitan dengan kemenangan perlawanan Gaza dalam operasi militer Israel terakhir, Barak akan menanggung porsi terbesar dalam kegagalan operasi militer di Gaza.”

Menurut Wasam, perlawanan Palestina selama beberapa bulan kedepan akan terus menjadi goncangan di internal Israel.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pedagang Yang Memperoleh Cahaya
Tulisan selanjutnya Dampak Kalah Perang, Akan Banyak Pejabat Militer Zionis Ikuti Mundurnya Barak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?