Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Dampak Kalah Perang, Akan Banyak Pejabat Militer Zionis Ikuti Mundurnya Barak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2012 22:27
Bagikan
Wajah-wajah tegang saat pengumuman gencatan senjata
Bagikan

Hidayatullah.com—Pernyataan pengunduran diri Menteri Pertahanan (Menhan) Zionis-Israel Ehud Barak dari politik dan pengakuan tidak akan lagi mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen Januari mendatang cukup mengagetkan banyak kalangan, terutama di Israel.

Kepastian itu disampaikan Barak dalam konferensi pers yang diadakan mendadak di Tel Aviv pada Senin (26/11/2012).

“Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari kehidupan politik dan tidak akan terjun dalam pemilihan Knesset mendatang,” kata Ehud Barak dikutip BBC.

Dalam pernyataannya, Barak mengatakan ia telah mempertimbangkan keputusannya secara masak-masak selama beberapa pekan terakhir dan memilih fokus pada keluarga.

Mundurnya Ehud Barak ditengarai banyak pengamat Timur Tengah ditengarai karena kegagalan Israel telah gagal dalam operasi militer delapan hari ke Gaza. Padahal Israel selalu dianggap salah satu pasukan terkuat dunia, hanya kalah melawan kelompok perlawanan Hamas di Gaza.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Pengamat politik Wasam Afifah dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) mengatakan, kekalahan Zionis yang selalu didentikkan memiliki pasukan terkuat di dunia sangat menggoncangkan Israel. Diprediksi, ke depan akan makin banyak lagi goncangan internal di negeri penjajah tersebut.

Barak adalah orang pertama dari tripatrit operasi ini, bersama Netanyahu dan Avegdor Libermen, pengunduran diri ini banyak terjadi di Israel, sebab harus ada kembing hitam yang menjadi korban.

Sementara itu dosen ilmu politik di Universitas An-Najah Nasional, Dr. Abdul Sattar Qasim menyatakan, “Sangat jelas adanya kegagalan militer Israel yang sangat besar. Ehud Barak adalah orang yang suka berada di pusat kekuasaan, dan mengubah partai agar bias tetap dalam pusaran kekuasaan, adapun pengunduran dirinya dari jabatannya saat ini dan hengkang dari kehidupan politik, adalah disebabkan kegagalannya di Gaza.

Pengunduran diri Barak ini akan diikuti aksi serupa, seperti Netanyahu dan beberapa petinggi militer, terutama setelah gagalnya teknik dan strategi di Gaza.

“Sejak beberapa tahun lalu saya katakan bahwa Israel hampir mendekati kehancuran. Saat ini Israel berada dalam kondisi yang sulit, dan menghadapi musuh-musuh yang kuat, Israel tidak akan menang, Israel sedang memasuki tahun terakhirnya, dan sebentar lagi akan musnah,” sambung Qasim.

Sementara itu Jubir Hamas, Fauzi Barhum menganggap pengunduran diri Ehud Barak sebagai penegasan kegagalan politik dan militer dalam agresi ke Gaza.

Pengunduran diri Barak sebagai tambahan bagi kemenangan perlawanan Palestina di Gaza, dan bukti krisis nyata yang dihadapi pimpinan Israel akibat keteguhan dan kesuksesan perlawanan, sambung Barhum.

Menurut Salamat Maruf, pengunduran diri Barak, tidak berarti ia bebas dari tuntutan atas kejahatan yang dilakukannya terhadap Palestina. Sebab pihak Palestina akan terus menuntutnya sebagai penjahat perang dan menyeretnya ke pengadilan internasional atas kejahatan yang dilakukannya kepada rakyat Palestina.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinilai Kalah Perang, Menhan Israel Mundur dari Politik
Tulisan selanjutnya Kuatkan Solidaritas dengan Kedermawanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?