Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Beberapa Tahanan Palestina Sukses “Hamili” Istri Mereka

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Februari 2013 07:18
Bagikan
[Ilustrasi] Tahanan Palestina di penjara Zionis Israel.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang dokter ahli kesuburan Palestina mengklaim telah menggunakan sperma beberapa tahanan Palestina di  penjara-penjara Zionis Israel untuk membantu istri mereka memiliki bayi. Sperma para tahanan itu berhasil keluar dengan cara diselundupkan, dan sejauh ini lima wanita telah hamil.

Dokter tersebut menyatakan, meskipun tampaknya peluang dan kondisi para tahanan sulit, tetapi upaya ini masuk akal.

Ada sekitar 4500 warga Palestina berada di penjara-penjara Zionis Israel, menjalani hukuman untuk perjuangannya, di antaranya melakukan pelemparan batu terhadap tentara penjajah Israel.

Ada sejumlah istri mereka berkeinginan untuk hamil meskipun suami dalam kondisi ditahan, bahkan dalam jangka waktu lama. Sementara para tahanan  dilarang dikunjungi istri atau suaminya.

“Kami para istri akan merangkak menjadi tua, dan kemungkinan memiliki bayi di masa mendatang berkurang,” kata Rimah Silawi, 38 tahun, dalam pemberitaan laman The Australian, Kamis (7/2/2013). Ia telah hamil satu bulan setelah menjalani perawatan IVF yang menggunakan sperma suaminya di penjara itu.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Suaminya, Usamah, sedang menjalani hukuman seumur hidup karena membunuh seorang Israel dan tiga orang Palestina yang berkolaborator dengan militer Israel di kota Tepi Barat, Jenin, 22 tahun yang lalu.

Dr Salim Abu Khaizaran dari Pusat Razan untuk IVF di kota Tepi Barat, Nablus, mengatakan, ia telah mengumpulkan 40 sampel, dan istri 22 tahanan telah menjalani perawatan IVF. Lima telah sukses, termasuk seorang wanita yang melahirkan bayinya awal tahun ini.

Dia mengatakan, tingkat keberhasilan rendah karena kesulitan dalam mengangkut sampel. Di negara-negara Barat tingkat keberhasilan IVF sekitar 25 persen dalam kondisi rumah sakit dan pelayanan yang ideal.

Abu Khaizaran mengatakan, ia memberikan layanan gratis demi solidaritas dengan para tahanan. “Para istri tahanan menderita Mereka merasa kesepian karena suami mereka berada di belakang terali besi, beberapa tahanan bahkan menghabiskan seluruh hidup mereka di situ. Mereka sangat ingin memiliki bayi yang dapat membuat kehidupan mereka berbeda,” kata Abu Khaizaran.

Kerabat para tahanan menolak mengatakan bagaimana sperma dapat diselundupkan keluar, karena takut informasi tersebut akan membuat pemerintah Zionis Israel mencegah upaya lebih lanjut. Mereka mengatakan sampel biasanya dibawa keluar dalam tabung tetes mata.

Istri seorang tahanan mengatakan, suaminya menyembunyikan sampel dalam pakaian yang diizinkan untuk diberikan kepada pengunjung. Sampel itu kemudian segera dibawa ke klinik untuk dibekukan. Tenggang waktu sekitar 4 jam.

Dia tidak ingin identitas dirinya disebutkan karena takut suaminya akan dihukum.

Otoritas penjara Israel mengatakan, klaim Abu-Khaizaran itu tidak mungkin. “Kami memiliki keraguan para tahanan memiliki kemampuan seperti itu, mengingat kondisi yang ada dan alat-alat yang mereka miliki, serta tingkat keamanan di penjara,” kata juru bicara Sivan Weizman.

Seorang ahli kesuburan independen mengatakan, upaya itu masuk akal. Dr Jennifer Kulp Makarov dari Maimonides Medical Center di New York mengatakan, sperma yang layak tahan selama beberapa jam di luar tubuh, dan perawatan IVF hanya butuh “beberapa sperma ” untuk sukses. Sampel rata-rata memiliki 40 juta sperma,” katanya.

“Itu mungkin,” kata Kulp Makarov. “Setelah keberhasilan beberapa jam, Anda masih akan memiliki beberapa juta (calon) lagi.”

Para pengacara Palestina yang mengunjungi tahanan mengatakan, kondisi para tahanan memang sulit, tetapi bukan tidak mungkin untuk menyelundupkan sperma keluar dari penjara-penjara Israel. Meskipun para tahanan dipisahkan dari pengunjung mereka dengan penghalang kaca, anak-anak diperbolehkan memeluk ayah mereka dan berpotensi membawa barang keluar.

Para penjaga penjara yang bersimpati juga mungkin bersedia memberikan bantuan. “Jika Anda dapat menyelundupkan telepon ke penjara, maka Anda akan dapat membawa keluar sperma,” kata pengacara Mahmoud Hassan.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden SBY Serukan Perkuat Diplomasi untuk Palestina
Tulisan selanjutnya SBY Janji Buatkan Asrama Tambahan Untuk Mahasiswa Indonesia di Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?