Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pos-pos Militer Zionis Ubah Hebron jadi Penjara Bagi 750 Ribu Jiwa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Desember 2013 16:14 4:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2013 16:14
Bagikan
Beginilah anak-anak Palestina setiap hari, harus melewati pos militer
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari satu terminal di kota Hebron kendaraan harus berhenti setelah serdadu Zionis menetapkan jalur dan jalan yang harus dilalui.  

Sampai-sampai gerbang-gerbang daerah, kota-kota dan kamp-kamp sekitarnya berubah menjadi gerbang-gerbang baru seakan menjadi sebuah penjara yang menyebar di mana-mana, mengepung rumah-rumah, anak-anak, kaum wanita, kaum lelaki dan pasar-pasar.

Begitulah keadaan di kota Hebron, di mana sekitar 750 jiwa yang menghuni di dalamnya mengalami penderitaan yang dimanfaatkan untuk memberikan keamanan ratusan para pemukim pendatang Zionis.

Pembunuhan dan Pengejaran

Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), pos-pos perlintasan militer Zionis secara umum menjadi lokasi untuk membunuh warga Palestina, menangkap dan meneror mereka.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Di Tepi Barat saat ini tersebar lebih dari 350 pos perlintasan militer tetap dan bergerak. Itu menggambarkan kehidupan yang menyakitkan di sana.

 “Saya tinggal di daerah al Fawar di selatan propinsi. Ketika saya pergi ke tempat kerja saja di Hebron, maka saya terpaksa pergi ke Duro kemudian ke Hebron. Karena pos militer Harayiq memotong jalan antara al Fawar dan Hebron. Serdadu Zionis sering melakukan tindakan-tindakan pelecehan terhadap saya dan keluarga saya. Hal ini membuat jarak sangat jauh dan menambah biaya berkali lipat,” demikian kata Khalil Umar warga setempat dikutip PIC.

Umar menambahkan, pos tersebut sebagaimana pos militer lainnya menjadi tempat pembunuhan yang tidak diketahui kapan serdadu Zionis menembakkan senjatakan ke arah Anda. Dan serdadu Zionis selalu menganggap benar dalam pandangannya dan pandangan pemerintah terorisnya.

Sementara itu pakar urusan permukiman Yahudi Abdul Hadi mengatakan, “Penjajah Zionis membunuh dan melukai puluhan orang di pos-pos perlintasan militer. Sebagian mereka meninggal di daerah Ramadhin dalam pengejaran para pekerja dan dekat pos militer yang menghubungkan antara kota Hebron dan Ramallah dekat Wadi Nar. Di samping tindakan penelanjangan terhadap warga dengan alasan pemeriksaan, penahanan selama berjam-jam, sebagian dimasukan ke tahanan terutama di Kota Tua di Hebron. Mereka menarget anak-anak dan menangkapnya dengan dalih berusaha melukai serdadu Zionis di pos militer.”  

Abdul Hadi mengingatkan bahwa penjajah Zionis meningkatkan pembunuhan di pos-pos militer dan mendirikan lebih banyak lagi pos baik yang permanen maupun tidak permanen atau didirikan secara tiba-tiba terutama di Hebron dan dekat Masjid Ibrahimi. Terakhir adalah pembunuhan tiga pemuda Palestina dengan dalih tidak berhenti di pos militer dekat Ze’ev di Yata, selatan Hebron.

Tujuan Pos-pos Militer

Warga Palestina dan para pengamat berpendapat bahwa pos-pos perlintasan militer yang didirikan Zionis di Tepi Barat bertujuan untuk merendahkan warga di samping untuk perluasan permukiman Yahudi dan menekan warga Palestina.

Sementara itu, aktivis Palestina Muhammad Awad dari Beit Amr, mengatakan, “Penjajah Zionis mendirikan pos-pos militer dan mengambil area luas di sekitarnya dengan dallih keamanan. Kemudian setelah itu di sana didirikan koloni permukiman yang semakin lama meluas dan terhubung dengan permukiman-permukiman Yahudi terdekat. Itu menjadi gerbang perampasan tanah terdekat dari permukiman-permukiman Yahudi menilik adanya pos-pos militer tersebut seperti Ghous Etzion, Karami Tzur di utara dan selatan Beit Amr.

Hebron tercekik oleh puluhan pos militer yang merubah sekitarnya menjadi zona militer tertutup sebagaimana di persimpangan desa al Majd dan Beit Awa di barat, dekat Qaumiya dan Idzna yang berdampingan dengan Halhul di utara, dan kamp pengungsi Arab dan wilayah yang berdekatan dengannya. Di samping kontrol militer sangat besar di dalam Kota Tua di kota Hebron.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hebronpos militeryahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Masjid se-Jabodetabek akan Keluarkan Petisi Tolak Program Kondomosisasi
Tulisan selanjutnya “Kalau PKS dan PBB lakukan Perubahan, Mereka bisa Mewakili Aspirasi Masyumi”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?