Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Trauma, Pasukan Zionis harus Disuntik Obat agar Bisa Tidur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2014 10:56 10:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Agustus 2014 10:56
Bagikan
Anggota IDF di Yad Mordechai ketakutan mendengar sirene tanda ada serangan lawan, ketika Zionis menyerbu Gaza.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sumber-sumber medis Zionis mengungkapkan para tentara penjajah Zionis yang terluka dalam pertempuran di Jalur Gaza mengalami trauma psikologis yang berat dan mimpi buruk yang mengganggu berupa ketakutan situasi perang.

Mereka terpaksa disuntik bahan narkotika untuk dapat tidur. Yang menderita paling serius belum bisa dilakukan rehabilitasi psikologis dan sosial.

Sebuah situs Israel, Walla, dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), mengatakan, tentara Israel yang terluka menderita trauma psikologis yang parah, di samping kerusakan dan cedera fisik langsung yang disebabkan oleh pertempuran dan bentrokan sengit yang mereka alami menghadapi para berjuang perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

Selain dari pihak medis, kabar yang sama juga datang dari pihak keluarga para prajurit itu sendiri.

Walla menulis, tidak jelas apakah operasi militer Zionis di Gaza akan berakhir. Namun bagi para prajurit Zionis yang terluka, pertempuran lain telah dimulai yaitu perang rehabilitasi dari cedera yang mungkin menyertai mereka sepanjang hidupnya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Para dokter yang mengawasi pengobatan para tentara mengatakan bahwa tim medis khusus untuk rehabilitasi psikologis dan sosial mengawasi pengobatan tentara yang mengalami trauma psikologis yang parah.

Seorang dokter Israel mengatakan, bersamaan dengan pengobatan luka fisik yang dialami para prajurit, mereka menjalani rehabilitasi akibat trauma psikologis yang mereka derita.

“Beberapa cedera fisik sebenarnya ringan, namun, trauma psikologis yang dialami oleh para tentara ini sangat besar. Bahkan sampai mereka merasa ada orang yang akan membunuh di sisi mereka. Tim yang terdiri dari para peneliti dan psikiater terus bekerja secara paralel dan terpadu dalam pengobatan tentara,” ujar Dr. Ben-Ner.

Dikutip dari salah satu keluarga tentara yang terluka bahwa anak-anak mereka (para tentara) tidak bisa tidur karena shock dan kengerian yang dilihatnya dalam perang.

Karena itu mereka disuntik obat agar bisa tidur. Para tentara menderita ketakutan dan mimpi buruk pada malam hari dan juga di siang hari.

“Proses psikoterapi tentara dilakukan secara bertahap dan secara periodik dan perlahan-lahan. Kita harus merasakan bahwa prajurit berada di tempat yang aman jauh dari zona bahaya, tidak akan terkena apapun di rumah sakit karena ia menderita kehilangan kontrol atas dirinya akibat trauma yang ia derita selama perang di Gaza,” ujar Profesor Dana Margalit.

Sumber medis Zionis menyatakan bahwa para prajurit yang mengalami luka parah belum menjalani rehabilitasi karena masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit. Mereka akan memulai proses rehabilitasi setelah kesehatan mereka pulih.
Margalit menyatakan sulitnya kejadian yang mereka alami. Kenangan sulit dan buruk akan senantiasa menyertai mereka selama bertahun-tahun, akibat hasil perang yang tidak bisa diukur dengan standar militer atau politik saja.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomgazaHAMASisraelpalestinaPalestina DiserangZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Misy’al Berharap Kemenangan Erdogan datangkan Kebaikan Palestina
Tulisan selanjutnya Kawal ABG Kita dengan Doa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?