Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kebrutalan Tentara Israel di Gaza Diusut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Desember 2014 05:50 5:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2014 05:49
Bagikan
Senin, Juli 21, 2014, file foto, warga Palestina sedang berdoa atas musibah yang menimpa anggota keluarga Abu Jamea di Masjid Jami’ Khan Younis di jalur Gaza Selatan. Sedikitnya 24 anggota Abu Jamea syahid atas serangan zionis-israel di rumah mereka. Di antara mereka yang tewas 18 anak-anak usia enam bulan dan sembilan tahun. AP menjukukinya ‘sertifikat kematian’
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer penjajah ‘israel’ memerintahkan penyelidikan kejahatan satu serangan udara yang paling mematikan dalam perang musim panas lalu di Jalur Gaza – di mana menewaskan 24 orang dari satu keluarga, sebagian besar dari mereka anak-anak– demikian dikutip Arab News, dari The Associated Press.

Investigasi itu adalah salah satu dari delapan penyelidikan kejahatan yang diumumkan pada Sabtu malam kemarin, sehingga total investigasi sejenis menjadi 13.

Kasus baru lainnya termasuk dugaan penjarahan, pembunuhan dua sopir ambulans dan pembunuhan seorang pria warga Gaza yang membawa bendera putih.

Militer ‘israel’ mengatakan menutup tujuh kasus lain berupa dugaan pelanggaran yang dilakukan para tentaranya setelah peninjauan ulang secara internal, sedangkan 85 insiden masih sedang diperiksa.

Militer mengatakan berkomitmen untuk meninjau, menyelidiki dan memeriksa “insiden-insiden luar biasa” yang mungkin terjadi selama perang 50 hari melawan Hamas pada bulan Juli dan Agustus.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kelompok-kelompok hak asasi manusia ‘israel’ telah menuntut penyelidikan perang secara independen.

Sarit Michaeli dari kelompok hak asasi israel B’Tselem mengatakan bahwa kerugian lebih banyak dialami warga sipil Palestina sebagai akibat dari kebijakan perang zionis ‘yang dibuat oleh para komandan militer berpangkat tinggi dan oleh para pejabat pemerintah’. Penyelidikan polisi militer atas insiden tertentu “tidak bisa berurusan dengan masalah,” katanya.

Salah satu penyelidikan yang terbaru fokus pada serangan udara atas rumah keluarga Abu Jamea pada 20 Juli. Rumah itu penuh dengan anggota keluarga yang bersiap-siap untuk buka puasa pada bulan Ramadhan, kata para korban yang selamat.

Serangan itu menewaskan 24 anggota keluarga, kata para kerabat mereka yang tewas. The Associated Press diberi 23 sertifikat kematian, termasuk 18 anak-anak berusia antara enam bulan hingga sembilan tahun.

Target sebenarnya adalah Ahmed Sahmoud, seorang komandan Hamas lokal yang tewas dalam serangan tersebut.

Pihak militer mengatakan bahwa ada “kecurigaan yang masuk akal” serangan itu melanggar aturan militer.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Empat Kondisi Hati, Di Mana Posisi Kita?
Tulisan selanjutnya Skuad Polwan Malaysia Berjilbab Rapi Bantu Masyarakat, Kapan Indonesia?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?