Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Beli Kapal Perang Demi Perkuat Pencurian Minyak di Lepas Pantai Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2020 07:29 7:29 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Oktober 2020 07:29
Bagikan
'Israel' memiliki kapal perang baru
Bagikan

Hidayatullah.com — Setelah jeda yang disebabkan pandemi virus corona, angkatan laut Zionis sedang mempersiapkan kedatangan kapal perang bersenjatakan rudal canggih – memberinya alat baru untuk melindungi pencurian gas alam lepas pantai yang sedang dilakukan pemerintahnya di wilayah Palestina.

Kapal perang rudal pertama “Proyek Magen” dijadwalkan tiba pada awal Desember, dengan tiga korvet (kapal perang kecil) buatan Jerman dijadwalkan tiba selama dua tahun ke depan lapor Al Araby pada Ahad (04/10/2020).

“Lebih besar. Lebih baru. Lebih cepat. Lebih baik,” kata Laksamana Muda Eyal Harel, kepala operasi angkatan laut ‘Israel’, selama tur di ladang gas Leviathan di lepas pantai Palestina. Hanya beberapa ratus meter dari tempat dia berbicara, nampak terminal besar gas Leviathan berdiri di tengah laut.

Kapal-kapal tersebut, umumnya dikenal sebagai “Saar 6”, akan berada di garis depan upaya ‘Israel’ untuk terus melindungi “zona ekonomi eksklusif 200 milnya”. Pencurian industri gas bumi yang merupakan bagian lain dari tindakan pencurian terhadap hak-hak Palestina.

Cadangan gas alam itu menghasilkan 60% listrik bagi pemukiman ilegal Zionis, menurut perusahaan ‘Israel’, dan mereka telah mulai mengekspor gas ke Yordania dan Mesir. ‘Israel’ juga mengejar kemungkinan bekerja sama dengan Yunani dan Siprus dengan harapan dapat menciptakan jalur perdagangan gas dari Mediterania Timur ke Eropa.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sehingga tidak mengherankan jika Zionis terus memperkuat sistem pertahanan mereka untuk melindungi aset curian mereka.

‘Israel’ setuju untuk membeli kapal-kapal itu dalam kesepakatan 2015 senilai sekitar 430 juta euro ($ 480 juta pada saat itu), dengan pemerintah Jerman menanggung sekitar seperempat biaya.

Beberapa pengusaha ‘Israel’, termasuk orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan komandan angkatan laut, menjadi tersangka dalam skandal korupsi terkait pembelian kapal perang dan kapal selam dari konglomerat Jerman ThyssenKrupp.

Netanyahu, yang diadili dalam tiga kasus korupsi lainnya, tidak disebutkan sebagai tersangka dalam skandal tersebut dan tidak ada seorang pun yang aktif di angkatan laut ‘Israel’ yang terhubung.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuisraelKapal PerangpalestinaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keteladanan Imam Laits Bin Saad
Tulisan selanjutnya Terinfeksi Coronavirus Desainer Kenzo Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?