Hidayatullah.com–Desainer fesyen ternama Jepang Kenzo Tamada, lebih dikenal sebagai Kenzo, yang menciptakan labelnya di Paris pada era 1970-an, telah meninggal dunia hari Ahad (4/10/2020).
Berusia 81 tahun, Takada wafat akibat komplikasi berkaitan dengan Covid-19 di American Hospital of Paris di Neuilly-sur-Seine, sebuah kawasan Suburban di bagian barat Paris, kata jubir Kenzo kepada media Prancis seperti dilansir Reuters.
“Paris berkabung atas kematian salah satu putranya hari ini,” kata Wali Kota Paris Anne Hildago lewat Twitter.
Takada, yang juga merancang kostum Opera, memulai usahanya dengan sebuah toko kecil di Paris, sebelum mencapai ketenaran. Meskipun berhasil mensejajarkan namanya dengan desainer Prancis seperti Jean Paul Gaultier dan Yves Saint Laurent dia bertahan di kota adopsinya itu.
Dia pensiun dari labelnya Kenzo yang sudah mendunia itu setelah menjualnya ke konglomerat LVMH LVMH.PA, pemilik sejumlah merek barang-barang mewah kelas dunia terbesar, pada awal 1990.
Kenzo sejak itu memiliki beberapa direktur kreatif, sementara Tamada masih menjaga kontak erat dengan dunia fesyen tetapi mengeksplor area desain lain, termasuk furnitur.
Takada, yang menceritakan kisah perantauannya mencapai Prancis dengan menumpang kapal laut di era 1960-an, dikenal sebagai seorang pelancong kelas berat yang senang mengkombinasikan insipirasi budaya dalam desainnya.
Takada awal tahun ini meluncurkan usaha baru di Paris, di bidang rumah dan gaya hidup dengan nama merk K3, berkolaborasi dengan desainer-desainer lain.*