Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Fatah Diduga Paksa Tahanan Palestina untuk Tunda Pemilu setelah Hamas Diperkirakan Kembali Menang

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 April 2021 09:42 9:42 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 April 2021 09:42
Bagikan
Perwakilan Hamas menyerahkan daftar elektoralnya untuk pemilihan parlemen [Mohammed Asad / Middle East Monitor]
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang anggota Komite Sentral Fatah dikabarkan mendesak para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel untuk meminta agar pemilu berikutnya ditunda. Palestine National Liberation Movement (Fatah) atau Harakah Al-Tahrîr Al-Filistini, adalah partai berhaluan sekuler yang banyak didukung Barat dan Israel.

Sumber yang dekat dengan pemimpin Fatah yang dipenjara Marwan Barghouti mengungkapkan, tekanan diberikan pada tahanan sampai pemilihan ditunda, lapor surat kabar Lebanon Al-Akhbar. Sumber mengatakan sejumlah tahanan Fatah menolak untuk mendukung masalah tersebut dan diancam, terutama setelah beberapa jajak pendapat memperkirakan bahwa Gerakan Islam Palestina (Hamas) akan kembali memperoleh suara mayoritas di Parlemen.

Surat kabar tersebut juga mengatakan bahwa Otoritas Palestina (OP) di Ramallah telah berusaha meyakinkan negara-negara Arab, Uni Eropa, dan Amerika Serikat (AS) untuk menerima upaya-upaya untuk menunda pemilihan. Penundaaan dengan alasan, mereka tidak dapat melanjutkan jika ‘Israel’ tidak mengizinkan warga Palestina di Yerusalem Palestina untuk berpartisipasi.

Menurut sumber yang sama, Washington belum mengambil keputusan tentang masalah tersebut. Namun Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken sebelumnya telah memberi tahu Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi bahwa Amerika Serikat tidak akan mengambil keputusan yang membahayakan Tel Aviv.

Situs berita Israel Walla melaporkan bahwa pemerintah AS khawatir Hamas akan memenangkan pemilihan. Surat kabar itu menambahkan bahwa Presiden OP Mahmoud Abbas telah mengirim Menteri Luar Negeri Riyadh Al Maliki ke Eropa untuk menekankan bahwa Yerusalem ‘adalah garis merah’ dan tidak ada pemilihan umum yang akan diadakan tanpanya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Situasi tersebut akan memungkinkan pemilihan ditunda tanpa OP disalahkan atas keputusan tersebut.

Palestina dijadwalkan menggelar pemilihan parlemen pada 22 Mei, pemilihan presiden pada 31 Juli dan Dewan Nasional Palestina pada 31 Agustus. Pemilihan legislatif terakhir diadakan di wilayah Palestina pada 25 Januari 2006 untuk memilih Dewan Legislatif Palestina (PLC) kedua, badan legislatif Dewan Nasional Palestina (PNA).

Hasilnya adalah kemenangan bagi Hamas. Namun kemenangan ini dianulir Barat dan Israel. Mahmoud Abbas dan partainya Fatah menolak untuk menyerahkan kekuasaan kepada gerakan tersebut hingga kini.

Mahmoud AbbasDia telah memegang kursi kepresidenan sejak itu dan tidak ada lagi pemilihan yang diadakan. Partai Fatah mengontrol Tepi Barat yang diduduki, sementara Hamas mengatur Jalur Gaza yang terkepung dalam upaya yang dilakukan untuk menyatukan faksi-faksi Palestina untuk membantu meningkatkan kehidupan rakyat Palestina. *

Baca juga: Fatah: ‘Israel’ Berusaha untuk Membatalkan Pemungutan Suara Palestina

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:FatahHAMASpalestinaPemilu Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Amalan-amalan Pendamping Puasa
Tulisan selanjutnya Pengadilan Kanada Legalkan Larangan Hijab bagi Pegawai Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?