Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tak Ikut Perang, Otoritas Palestina Berambisi Memerintah Gaza setelah Perang

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Januari 2025 15:32 3:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Januari 2025 15:32
Bagikan
PM ‘Israel’ Benjamin Netanyahu, kanan, berbicara dengan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich pada 7 Januari 2024 | (Kiri) Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas, berpose dengan PM PA yang baru Mohammad Mustafa (Ronen Zvulun/Pool via AP; PPO / AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Otoritas Palestina (PA) yang dibentuk oleh ‘Israel’ berambisi menjadi satu-satunya kekuatan penguasa di Gaza setelah perang. Perdana Menteri Otoritas Palestina (PA) Mohammad Mustafa mengatakan pada tanggal 15 Januari, karena harapan akan kesepakatan untuk menghentikan pertempuran dan membebaskan sandera ‘Israel’ semakin mendekati kenyataan.

Siapa yang akan memimpin Gaza setelah perang tetap menjadi salah satu pertanyaan besar yang belum terjawab dalam perundingan gencatan senjata, yang lebih difokuskan pada gencatan senjata segera dan pertukaran sandera yang masih ditahan di Gaza dengan tahanan Palestina di penjara ‘Israel’.

Berbicara pada sebuah konferensi di Norwegia, Mustafa mengatakan ‘Israel’ dan Hamas harus menyetujui gencatan senjata di Gaza dan mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan untuk menjangkau 2,3 ​​juta warga Gaza yang menghadapi krisis kemanusiaan setelah perang 15 bulan berakhir.

Ia mengklaim bahwa hanya PA adalah otoritas yang sah mengambil alih pemerintahan di Jalur Gaza setelah pertempuran berakhir dan tidak boleh ada upaya untuk memisahkan Gaza dari Tepi Barat yang diduduki ‘Israel’ sebagai bagian dari negara Palestina.

“Penting untuk ditegaskan bahwa tidak akan dapat diterima jika entitas lain mana pun memerintah Jalur Gaza, kecuali pemimpin Palestina yang sah dan pemerintah negara Palestina,” tegas pemimpin kelompok yang tidak ikut berperang melawan ‘Israel’ ini kepada Reyuters..

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Mustafa mengatakan pengakuan Norwegia pada tahun 2024 terhadap negara Palestina di bawah PA merupakan langkah penting menuju solusi dua negara yang didukung oleh sebagian besar masyarakat internasional.

Diketahui, penjajah ‘Israel’ telah menolak keterlibatan apa pun kelompok gerakan perlawanan Islam (Hamas), yang memerintah Gaza sebelum perang, namun mendukung Otoritas Palestina (PA), sebuah badan yang didirikan berdasarkan perjanjian damai sementara Oslo tiga dekade lalu yang telah membatasi kekuasaan pemerintahan di Tepi Barat. Badan ini bukan sebuah perwakilan negara dan tidak memiliki kepercayaan di hati masyarakat Palestina.

PA, yang didominasi oleh faksi Fatah yang sekuler, dibentuk oleh mantan pemimpin Palestina Yasser Arafat, juga menghadapi pertentangan dari saya pejuang pembebasan palestina seperti Hamas, yang mengusir PA dari Gaza pada tahun 2007 setelah perang saudara singkat.  

Baru-baru ini PA berdiri bersama pasukan penjajah ‘Israel’ menangkapi para pejuang Palestina di Ramalah di Tepi Barat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjatagenosida GazaHAMASHeadlineisi gencatan senjataJalur GazaOtoritas PalestinaPApejuang palestinapenjajah Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gencatan senjata ‘Israel’ dan Pejuang Palestina: Inilah yang perlu Anda ketahui
Tulisan selanjutnya Rakyat Gaza akan Bangun Kembali Kotanya yang Hancur, “Kami Lebih Kuat”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?