Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Video: ‘Israel’ Intensifkan Serangan di Jenin, Tepi Barat bisa Dijadikan Gaza Kedua

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Januari 2025 23:28 11:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Januari 2025 23:20
Bagikan
10 syuhada dari pembantaian Tammun di Tubas, Tepi Barat terjajah
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketika gencatan senjata Gaza diumumkan pada tanggal 19 Januari, warga Palestina di Tepi Barat –sekitar 140 mil persegi atau 362 km dari Gaza— yang terjajah sedang mengalami penghancuran dari pihak penjajah ‘Israel’.

Tidak lama gencatan senjata di Gaza berlaku, penjajah mulai mendirikan puluhan pos pemeriksaan baru di Tepi Barat dengan dalih mencegah warga Palestina berkumpul dan merayakan pembebasan tahanan politik yang dibebaskan.

Warna merah adalah tanah Palestina yang dicaplok penjajah ‘Israel’. Menyisahkan warna putih (bagian dari Gaza dan Tepi Barat)

Tentara penjajah melarang petani mencapai lahan pertanian mereka dan menyegel warga sipil di seluruh kota, seperti di Hebron dan Betlehem.

Di saat yang sama, para pemukim haram ‘Israel’ mulai memperluas permukiman ilegal di Tepi Barat, menyerang desa-desa Palestina.

مخيم جنين، غزة الصغيرة ، تنزف وتقاتل.

منذ الصباح، شن الجيش الإرهابي الإسرائيلي عدوانًا حقيرًا على مخيم جنين واستهدف مجموعة من الفلسطينيين بواسطة مسيرة أدت إلى استشهاد خمسة أشخاص.
وفي الوقت ذاته، يحاصر مبنى يتحصن داخله مقاومون فلسطينيون ويستهدفه بقذائف الأنيرجا وتدور اشتباكات في… pic.twitter.com/4A5FZJT8m5

— Tamer | تامر (@tamerqdh) July 5, 2024

Permukiman ‘Israel’ di Tepi Barat yang diduduki adalah ilegal menurut hukum internasional, meski demikian, banyak permukiman haram dibangun rumah seenaknya bahkan telah dianggal ilegal menurut hukum ‘Israel’ sendiri.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Implikasi dari kekerasan tersebut adalah mengarah pada pengungsian langsung atau terkait dan itu sejalan dengan tujuan ‘Israel’ untuk mencegah negara Palestina mana pun di tanah mereka,” kata Tahani Mustafa, seorang pakar ‘Israel’-Palestina di International Crisis Group (ICG).

Mengintensifkan serangan

Seiring dengan itu, tentara ‘Israel’ mengumumkan rencana untuk melaksanakan operasi besar di Tepi Barat, yang dimulai Selasa, tanggal 21 Januari 2029 dengan serangan besar ke kamp Jenin, yang konon dimaksudkan untuk membasmi kelompok bersenjata.  

Pasukan penjajah terus melakukan penghancuran dan pembakaran rumah-rumah di kamp pengungsi Jenin selama sembilan hari berturut-turut. Penjajah juga memindahkan seluruh penghuni.

Israeli army continues to expand its attacks on the occupied West Bank of Tulkarem, destroying infrastructure and burning vehicles

Israeli military assault on Tulkarem, now on its 3rd day, is part of larger military offensive in Jenin camp#SahabatPalestina_ID#GazaGenocide pic.twitter.com/bneMR9NROq

— owner of al quds (@_Alone_Warrior_) January 30, 2025

Penjajah ‘Israel’ kembali melanjutkan serangan besar-besaran mereka di kota Tulkarem dan kamp pengungsinya selama tiga hari berturut-turut.

Tak cukup itu, ‘Israel’ memblokir pintu masuk ke Rumah Sakit Zakat di Tulkarem.

Seorang pria Palestina terluka ditembak penembak jitu "Israel" di kamp pengungsi Tulkarem, kemarin (29-1-2025). @qudsNen@sahabatalaqsha pic.twitter.com/h6TQU0FbMF

— Documenting #GazaGenocide (@sahabatalaqsha) January 30, 2025

Saat fajar pada hari Rabu, pasukan penjajahan ‘Israel’ menyerbu beberapa daerah di Tepi Barat dan menduduki Yerusalem, menangkap banyak warga, salah satunya adalah tahanan yang dibebaskan.

Pasukan penjajahan menangkap tawanan Yerusalem yang dibebaskan, Majed al-Jubeh, setelah menyerbu rumahnya di Kota Tua Baitul Maqdis (Yerusalem) yang diduduki, sementara mereka menyerbu Kota Kafr Aqab dan menghancurkan isi rumah tahanan yang dibebaskan dalam kesepakatan gencatan senjata, Ashraf Zaghir.

Pasukan penjajahan menangkap tiga pemuda dari Kota Al-Ram, sebelah utara Yerusalem yang dicaplok penjajah, sementara kendaraan tentara ‘Israel’ menyerbu kamp Qalandia, sebelah utara kota tersebut.

Di Jenin, pasukan penjajahan menangkap pemuda Enad Abu Al-Khair Tahaina dari kota Silat Al-Harithiya, sebelah barat kota, setelah menggerebek rumahnya dan merusak isinya.

Pasukan penjajah juga menangkap pemuda tersebut, Omar Al-Ajjawi, setelah menyerbu rumahnya di lingkungan Al-Bayader di kota Jenin, bertepatan dengan bentrokan bersenjata antara pejuang perlawanan dan tentara penjajahan di lingkungan timur kota tersebut.

Pasukan penjajah menyerbu kota Beitunia, sebelah barat Ramallah, dan menangkap seorang pemuda, selain kendaraan tentara penjajahan yang menyerbu kamp Deir Ammar, sebelah barat kota.

Tentara Zionis menyita sebuah kendaraan saat penyerbuan di desa Kafr Malek, sebelah utara Ramallah, sementara mereka menangkap dua pemuda, bertepatan dengan penyerbuan di desa Abu Shkhidem.

Penangkapan penjajahan meluas ke kota Nablus, menargetkan pemuda Mahmoud Nasser dari Jalan Kashika, selain penangkapan pemuda Hani Mar’i setelah penggerebekan di rumahnya di Al-Ta’oun Al-Alawi di Nablus.

Kemarin malam, pasukan penjajahan menahan sejumlah anak setelah menggerebek rumah keluarga mereka di Jalan Al-Shalala di pusat kota Hebron.

Pasukan penjajahan menyerbu rumah seorang warga keluarga Abu Hayya, yang berdekatan dengan pemukiman “Beit Hadassah” yang didirikan di tanah Kota Tua Hebron, dan menahan semua anak-anaknya serta menginterogasi mereka di lapangan keluarga dan menahan mereka di salah satu kamar rumah

Serangan Tubas

Penjajah ‘Israel’ melakukan serangan udara brutal yang menewaskan sepuluh orang di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki dalam jumlah korban awal serangan tersebut.

Pesawat-pesawat tempur "Israel" membombardir kota Tamun, di distrik Tubas, Tepi Barat terjajah. @QudsNen@sahabatalaqsha pic.twitter.com/DGtfvT11bR

— Documenting #GazaGenocide (@sahabatalaqsha) January 30, 2025

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa 10 warga Palestina yang syahid dalam serangan udara yang menargetkan kota Tammun di Provinsi Tubas, Tepi Barat.

Jumlah korban belum final, namun di antara mereka adalah; Osama Ma’arouf Bani Oda, Muntasir Bani Matar,Ibrahim Mithqal Fayyad Bani Oda, Muhammad Mithqal Fayyad Bani Oda, Jihad Nasser Bani Matar, Abdullah Abu Diyeh, Omar Muhammad Ali Al-Hajj, Suleiman Ahmed Abu Shteyeh, Ma’an Muhammad Khader Bani Oda, dan Saleh Bani Oda.

Koresponden Al Mayadeen melaporkan pada Rabu malam bahwa serangan ‘Israel’ juga menghantam sebuah rumah di Tammun, selatan Tubas.

‘Gaza Kedua’

Berbicara dari kamp pengungsi Jenin, Menteri Keamanan Israel Katz  mengatakan bahwa “Israel” telah menyatakan perang terhadap Tepi Barat, dengan mencatat bahwa setelah “operasi militer menghancurkan infrastruktur militer yang dibangun di kamp pengungsi Palestina”

“Tentara Israel akan tetap berada di Jenin setelah operasi militer berakhir,” kata Menteri Keamanan Israel, Israel Katz. “Kamp pengungsi Jenin tidak akan kembali seperti semula,” katanya.

Leila Warah seorang jurnalis dan koresponden lepas yang berkantor di Tepi Barat menjelaskan bagaimana penjajah ‘Israel’ terus mengintensifkan serangan militer dan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat setelah gencatan senjata di Gaza.

Is Israel Planning for something big in the West Bank after the Genocide in Gaza?

Leila Warah explains how Israel has intensified its military raids and attacks against the Palestinians in the West Bank following the ceasefire in Gaza. pic.twitter.com/Ed3Lt9Gpy6

— Quds News Network (@QudsNen) January 28, 2025

Shady Abdullah, jurnalis dan aktivis hak asasi manusia dari Tulkarem menyaksikan genosida terjadi di Gaza selama 14 bulan akan terjadi di Tepi Barat dan menjelaskan, tidak ada seorang pun di dunia bisa melakukan apa pun untuk menghentikannya.

“Kita semua tahu bahwa kita khawatir situasi bisa menjadi jauh lebih buruk di Tepi Barat,” katanya kepada Al Jazeera.

Aksi kekerasan dan kejahatan kemanusiaan yang meningkat secara cepat di Tepi Barat digambarkan para pemantau dan analis lokal sebagai upaya nyata untuk mencaplok lebih banyak tanah Palestina secara resmi dan usaha ‘genosida Gaza kedua’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazagencatan senjatagenosidaHeadlineJeninpalestinaTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Qatar Tamu Resmi Pertama Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa
Tulisan selanjutnya Video: Hamas “Tampar Israel”, Tukar Tawanan di Rumah Yahya Sinwar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?