Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Langgar Gencatan Senjata Gaza 194 Kali Sejak 10 Oktober

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 November 2025 16:56 4:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 November 2025 16:55
Bagikan
AFP
Bagikan

Hidayatullah.com—Tentara penjajah ‘Israel’ telah melakukan 194 pelanggaran gencatan senjata Gaza sejak berlaku pada 10 Oktober, kata Kantor Media Pemerintah pada hari Ahad.

Ismail al-Thawabteh, direktur kantor tersebut, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) bahwa pelanggaran tersebut mencakup serangan ‘Israel’ di luar apa yang disebut “garis kuning”, pemblokiran pasokan medis, obat-obatan, tenda, dan rumah mobil, serta tembakan, penembakan, dan serangan militer.

“Sejauh ini, pasukan pendudukan telah melakukan 194 pelanggaran terhadap rakyat Palestina sejak perjanjian tersebut berlaku, sebuah perjanjian yang kami harapkan akan membawa kelegaan,” kata Thawabteh, seraya menambahkan bahwa kantornya menyampaikan laporan harian kepada para mediator terkait pelanggaran-pelanggaran ini.

Thawabteh mengatakan pasukan ‘Israel’ telah berulang kali melewati “garis kuning”, mengirimkan kendaraan ke daerah permukiman, melakukan serangan udara dan pembongkaran, yang mengakibatkan kematian dan cedera warga sipil.

Ia memperingatkan warga Palestina agar tidak mendekati “garis kuning” karena takut menjadi sasaran tanpa peringatan, dan mencatat bahwa ‘Israel’ sebelumnya telah membunuh warga sipil yang mencoba memeriksa rumah mereka di dekat daerah tersebut.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Garis kuning” mengacu pada zona yang telah ditarik mundur pasukan ‘Israel’ berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang berlaku efektif pada 10 Oktober. Ini adalah partisi non-fisik yang melintasi Jalur Gaza, membagi wilayah Palestina menjadi dua, di selatan Kota Gaza dan di utara Khan Younis.

‘Israel’ belum mengizinkan masuknya konvoi bantuan secara penuh, dan juga belum membuka kembali perlintasan Rafah dengan Mesir untuk evakuasi pasien yang hendak berobat di luar negeri, kata Thawabteh.

“‘Israel’ juga memblokir masuknya obat-obatan dan peralatan medis,” tambahnya.

Sejak Mei 2024, ‘Israel’ telah mengendalikan sisi Palestina di perbatasan Rafah, setelah menghancurkan dan membakar bangunan-bangunannya dan melarang warga Palestina untuk melewatinya.

Menurut kantor media, dari 10 Oktober hingga akhir bulan, hanya 3.203 truk yang masuk ke Gaza dari 13.200 truk yang seharusnya masuk berdasarkan kesepakatan, tingkat kepatuhan sebesar 24%.

Pembatasan ‘Israel’

Kantor media mencatat bahwa protokol gencatan senjata mencakup ketentuan bagi ratusan alat berat untuk diizinkan masuk guna mengevakuasi jenazah dari bawah reruntuhan.

“Hal ini belum terlaksana, kecuali untuk masuknya peralatan terbatas yang digunakan untuk mencari jenazah tawanan ‘Israel’,” kata Thawabteh.

Minggu lalu, penjajah mengizinkan masuknya sejumlah mesin untuk mengevakuasi jenazah tawanan ‘Israel’, menurut media ‘Israel’, sementara terus melarang peralatan berat memasuki Gaza untuk mengevakuasi ribuan jenazah warga Palestina yang hilang dan terjebak di bawah rumah-rumah yang hancur.

Kantor media memperkirakan sekitar 9.500 warga Palestina masih hilang, baik tertimbun reruntuhan maupun tidak diketahui keberadaannya.

Protokol tersebut, kata Thawabteh, juga menyerukan masuknya lebih dari 300.000 tenda dan rumah mobil untuk melindungi keluarga yang mengungsi.

Namun, ‘Israel’ tidak mematuhinya, sehingga meninggalkan 288.000 keluarga Palestina yang tinggal di jalanan dan area publik, tambahnya.

Data pemerintah Gaza menunjukkan bahwa ‘Israel’ menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil di wilayah tersebut, yang menyebabkan kerugian awal yang diperkirakan mencapai $70 miliar.

Thawabteh menuduh ‘Israel’ secara sengaja memperburuk krisis kemanusiaan dengan memblokir lebih dari 6.000 truk di sisi Rafah Mesir.

Ia meminta Presiden AS Donald Trump dan mediator internasional untuk segera campur tangan guna memaksa ‘Israel’ menghentikan pelanggarannya dan sepenuhnya melaksanakan perjanjian tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazagencatan senjatagenosida GazaHeadlineisraelpelanggaran gencatan senjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadi “Racun Ekonomi”, Uang Judi Online Capai Rp1.000 Triliun
Tulisan selanjutnya RSF Membunuh 300 Perempuan, Memperkosa 25 Orang dalam 48 Jam Pertama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?