Hidayatullah.com— Sebuah video yang menunjukkan tentara ‘Israel’ menari di dalam sebuah sekolah di Kota Gaza ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh seorang tentara ‘Israel’ di media sosial, 27 September lalu.
Sekolah tersebut diketahui telah dikuasai militer ‘Israel’ setelah terlebih dahulu mengusir sejumlah keluarga Palestina yang sebelumnya berlindung di sana.
Menurut keterangan Middle East Monitor (MEMO), meski tanggal pasti pengambilan gambar belum dapat diverifikasi secara independen, tentara yang mengunggah video itu menyebut penugasannya di Gaza dimulai akhir Juli lalu.
Dengan begitu, video tersebut diyakini diambil antara akhir Juli hingga akhir September 2025. “Saya mulai penugasan di Gaza pada akhir Juli, ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan,” tulis tentara penjajah tersebut dalam unggahannya.
Rekaman ini menuai kecaman dari berbagai pihak lantaran dinilai menunjukkan kurangnya sensitivitas di tengah krisis kemanusiaan yang tengah berlangsung di Gaza.
Ribuan warga Palestina terpaksa meninggalkan rumah dan tempat berlindung mereka akibat genosida ‘Israel’ yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan insiden ini, terlebih anak-anak dan keluarga yang kehilangan akses pendidikan dan perlindungan,” ujar seorang relawan kemanusiaan Palestina kepada MEMO. Hingga saat ini, militer penjajah belum mengeluarkan pernyataan terkait video tersebut maupun tindak lanjut atas adanya dugaan pelanggaran di lokasi sekolah yang dikuasai.*




