Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Dunia Bereaksi Ulah ‘Israel’ Hancurkan Desa Khan Al-Ahmar dan Serangan Brutal pada Wanita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juli 2018 09:00 9:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2018 08:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga internasional bereaksi atas ulah gerombolan serdadu Zionis-’Israel’ yang secara kejam menyerang dan mengusir warga Palestina di daerah Khan Al-Ahmar di dekat Baitul Maqdis Timur, Rabu (04/07/2018) pagi.

Pemerintah Inggris mendesak ‘Israel’ agar menghentikan penggusuran desa komunitas Palestina Khan al-Ahmar di dekat Yerusalem Timur.

Inggris berpendapat hal tersebut berpotensi merusak rencana perdamaian di kawasan tersebut.

Menteri Negara Inggris untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Alistair Burt mengatakan, duta besar Inggris telah berbicara dengan penasihat keamanan nasional ‘Israel’ mengenai penggusuran desa Khan al-Ahmar. “Ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi, tidak perlu terjadi,” kata Burt, dikutip laman The Jerusalem Post, Kamis (05/07/2018).

Menurutnya, penggusuran Khan al-Ahmar berpotensi merusak rencana perdamaian di kawasan.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sementara itu, Juru Bicara Kantor HAM PBB Liz Throssell memberi pernyataan perihal penggusuran yang dilakukan ‘Israel’ di Khan al-Ahmar.

“Selama lebih dari satu dekade, orang-orang di komunitas Khan al-Ahmar telah menolak upaya untuk memindahkan mereka guna membuka jalan bagi perluasan permukiman (ilegal ‘Israel’),” katanya.

Baca: Zionis-Israel Berencana Buat UU Usir Warga Palestina dari Baitul Maqdis 

Menurut Throssell, PBB tentu mengecam tindakan ‘Israel’ di sana. “Hukum humaniter internasional melarang penghancuran atau penyitaan properti pribadi oleh penguasa pendudukan,” ujar Throssell mengacu pada ‘Israel’.

Terdapat sekitar 200 penduduk Palestina di desa Khan al-Ahmar

Terdapat sekitar 200 penduduk Palestina di desa Khan al-Ahmar. Mereka tinggal di gubuk-gubuk seng dan kayu. Beternak kambing dan domba menjadi aktivitas sehari-hari mereka.

Khan al-Ahmar memang dibangun tanpa izin dari ‘Israel’. Namun warga Palestina di sana mengklaim, izin tak mungkin mereka peroleh, terlebih untuk mendirikan bangunan atau tempat tinggal.

“Saya lahir di sini dan tidak akan pindah ke tempat lain. Jika mereka (‘Israel’) menghancurkan desa, kami akan membangunnya lagi di sini atau di dekatnya,” kata Feisal Abu Dahok (45 tahun), seorang warga Palestina di desa Khan al-Ahmar.

‘Israel’ telah mengatakan akan merelokasi warga Khan al-Ahmar ke dekat desa Palestina, Abu Dis.

Uni Eropa (UE) mengatakan penghancuran dua desa Palestina di Tepi Barat oleh penjajah baru-baru ini mengancam prospek solusi dua Negara, sebuah solusi yang tak dikehendaki rakyat Palestina.

“Penghancuran ini, bersamaan dengan rencana pembangunan permukiman baru bagi warga ‘Israel’ di wilayah yang sama, memperburuk ancaman terhadap kelangsungan hidup solusi dua negara dan semakin melemahkan prospek perdamaian abadi,” kata misi Uni Eropa di ‘Israel’ dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip laman Times of ‘Israel’.

Baca: Zionis Israel Tangkap 12 Jamaah Masjid al-Aqsha saat Mengaji

Menari Jilbab

Seperti dikutip Shehab.ps, hari Rabu, pasukan penjajah  menganiaya puluhan warga Palestina termasuk para wanita yang berusaha mencegah penghancuran Desa Khan al-Ahmar di timur al-Quds.

Menurut al-Quds al-Arabi ­dikutip Sahabat al Aqsha, pasukan rezim Zionis dengan tiga buldosernya berusaha untuk menghancurkan desa Khan al-Ahmar, namun dihalangi oleh puluhan warga Palestina.

35 warga Palestina terluka dalam bentrokan di desa Khan al-Ahmar

Insiden tersebut menyebabkan terjadinya bentrokan. Beberapa wanita Palestina ditangkap termasuk seorang wanita yang dianiaya dan ditarik jilbabnya hingga terlepas.

Para aktivis Palestina dan asing berupaya menghentikan penggusuran rumah-rumah warga Palestina di daerah tersebut oleh serdadu Zionis ‘‘Israel’’.

Palang Merah Palestina mengumumkan bahwa 35 warga Palestina terluka dalam bentrokan di desa Khan al-Ahmar.

Anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina dan Menteri Urusan al-Quds Adnan al-Husseini juga terluka dalam insiden tersebut.

Baca: Setiap Tiga Hari, Zionis Membunuh Seorang Anak Palestina 

Sekitar 250 warga Palestina tinggal di area ini sejak mereka diusir dari rumah-rumah mereka di Negev pada 1948. Mereka tidak memiliki layanan dasar, seperti listrik, air, jalan beraspal, jaringan komunikasi dan sistem pembuangan kotoran.

Beberapa wanita Palestina dianiaya dan ditarik jilbabnya hingga terlepas @ShehabAgency

Pengusiran itu terjadi setelah pengadilan ‘‘Israel’’ memutuskan untuk menggusur daerah tersebut dan mengusir penduduknya ke kompleks hunian di Abu-Dis.

Pada bulan Mei 2018, otoritas rezim Zionis memerintahkan penghancuran desa strategis Khan al-Ahmar yang dihuni oleh 181 penduduk itu.

Para pejabat Tel Aviv mengklaim bahwa organisasi non-pemerintah yang menentang pendudukan bernama B’Tselem beraktivitas di desa Khan al-Ahmar.

Pasca peristiwa itu,  otoritas penjajah mengumumkan daerah Khan Al-Ahmar sebagai zona militer tertutup dan melarang siapapun memasuki atau meninggalkan daerah itu, kutip Middle East Monitor.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisDesa Khan Al-Ahmarisraeljilbabpalestinapemukiman ilegalpenjajahSerangan BrutalZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Tangguhkan 3 Proyek Besar China
Tulisan selanjutnya Rektorat BEM UI Fadli Zon: Pemerintah Tak Berpola Menyusun Kebijakan Harga BBM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?