Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Usai Bunuh Komandan al-Qassam, Zionis Hujani Gaza 370 Roket

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 November 2018 19:07 7:07 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 November 2018 18:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Tel Aviv dilaporkan mengerahkan pasukan darat tambahan, termasuk tank, ke perbatasan Jalur Gaza setelah sekitar 370 roket ditembakkan kelompok pejuang dari Gaza ke wilayah ‘Israel’. Dari hujan roket sebanyak 370 buah itu, sekitar 100 di antaranya diintersepsi sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Militer negara mayoritas Yahudi itu juga telah meluncurkan serangan udara terhadap sekitar 70 sasaran di seluruh wilayah Jalur Gaza, Palestina.

Militer ‘Israel’ mulai memperkuat posisinya di sepanjang perbatasan Gaza pada Senin malam setelah diberi lampu hijau untuk bertindak melawan pejuang Hamas jika serangan roket terhadap komunitas ‘Israel’ selatan terus berlanjut.

Beberapa media setempat melaporkan truk yang mengangkut kendaraan lapis baja terlihat menuju ke perbatasan tepat ketika Pasukan Pertahanan ‘Israel’ (IDF) memperingatkan Hamas akan respons “tinju besi” terhadap penembakan paling kejam terhadap ‘Israel’ sejak Perang Gaza 2014.

“Penduduk Gaza, amati foto-foto dari Protective Edge pada 2014: Sebuah gambar bernilai seribu kata,” kata Mayor Jenderal Kamil Abu Rokon, Koordinator Kegiatan Pemerintahan di Wilayah (COGAT), dalam sebuah pernyataan berbahasa Arab di Facebook. Menurutnya, Hamas telah “melintasi garis merah” dengan meluncurkan serangan terhadap ‘Israel’.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Baca:  Pasukan Penjajah ‘Israel’ Bunuh 7 Orang Palestina

‘Israel’ belum mengumumkan tanggapan resminya atas gejolak kekerasan sejak hari Senin setelah lebih dari 300 roket ditembakkan ke ‘Israel’. Hamas mengatakan itu adalah pembalasan terhadap operasi pembunuhan di mana IDF memasuki wilayah dua mil di Gaza.

Di ‘Israel’, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan selama empat jam dengan para pejabat pertahanan. Dia diyakinkan para pejabatnya untuk memberi IDF sebuah “lampu hijau” untuk meluncurkan operasi militer skala besar di Gaza.

Pengumuman resmi tanggapan pemerintah akan disampaikan pada hari Selasa (13/11/2018) waktu setempat, setelah pertemuan Netanyahu dengan kabinet keamanannya.

Sejauh ini mengaku IDF menyerang lebih dari 70 target milik Hamas dan Jihad Islam Palestina di Jalur Gaza dengan menggunakan pesawat, helikopter, dan tank.

Stasiun TV Al-Aqsha milik pejuang Hamas, yang terletak di jantung Kota Gaza dan kantor intelijen militer kelompok pejuang tersebut termasuk di antara target yang dibombardir. Tiga warga Palestina dikonfirmasi tewas oleh serangan tentara IDF.

Di pihak ‘Israel’, setidaknya satu orang tewas setelah sebuah bangunan perumahan di Ashkelon terkena proyektil. Puluhan lainnya terluka di ‘Israel’ Selatan oleh roket yang berhasil melewati sistem anti-rudal Iron Dome.

Dalam tajuknya hari ini, Koran Yahudi, Ha’aretz dalam edisi online menyalahkan pihak penjajah yang memulai ‘operasi khusus’ yang dinilainya salah langkah.

“Siklus destruktif ini harus segera dihentikan – bukan oleh ancaman untuk menghancurkan Gaza, dan tentu saja bukan oleh pernyataan sia-sia seperti yang dibuat oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada konferensi pers di Paris pada hari Ahad,” tulis Ha’aretz.

Baca: Kronologi Serangan Penjajah ‘Israel’ ke Gaza sejak Senin

Media berpengarug di ‘Israel’ ini juga mendesak Netanyahu melakukan negosiasi  dengan Hamas dan gencatan senjata jangka panjang.

“Tetapi yang lebih penting, perdana menteri ‘Israel’ tidak boleh berhubungan dengan dua juta orang yang hidup dalam pengepungan dalam kondisi yang menyedihkan seakan-akan mereka adalah geng teroris yang tidak dapat diperbaiki. Untuk melakukannya menunjukkan kepemimpinan yang mengejutkan dan tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak semua pihak untuk tenang. “Dia mendesak semua pihak untuk menahan diri secara maksimal,” kata juru bicaranya, Farhan Haq, seperti dikutip Aljazeera.

Menurutnya, koordinator Khusus PBB Nickolay Mladenov bekerja sama dengan Mesir dan semua pihak terkait untuk memulihkan ketenangan di Gaza.

Baca: Zionis Hancurkan Stasiun TV Milik Pejuang Hamas saat Siaran

Pimpinan Izzduddin al Qassam Nur Barkah yang gugur

Pemicu Serangan

Sebagaimana diketahui, meningkatnya ketegangan antara pejuang Palestina dan penjajah ‘Israel’ bermula sejak peristiwa hari Senin (12/11/2018), ketika  pasukan khusus ‘Israel’ menerobos masuk menggunakan kendaraan sipil di kawasan Masjid Syahid Ismail Abu Syanab, 3 km di Timur Khan Younis.

Ketika itu, pasukan penjajah melancarkan pembunuhan terhadap pimpinan Izzduddin al Qassam Nur Barkah, dan pasca terungkap, pasukan mujahidin langsung melakukan pemburuan dan penghadangan terhadap pasukan khusus ‘Israel’, sampai terjadi bentrokan senjata.

Selanjutnya, pesawat tempur zionis datang dan melancarkan gempuran udara, yang menewaskan sejumlah personil Izzuddin al Qassam dan warga, demikian pernyataan resmi disampaikan Brigade Izzuddin al Qassam, sayap militer Hamas dalam sebuah pernyataan di Palestine Information Centre (PIC).

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan, dampak ‘operasi rahasia ‘Israel’’ di Khan Younis ini menyebabkan 7 pejuang gugur. Sementara  seorang petugas IDF tewas dan 7 orang terluka, termasuk perwira penjajah. Sebuah video yang beredar memperlihtankan pejuang Hamas berhasil meledakkan satu bus milik ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Izzuddin al QasamgazaGaza DiserangHAMASKhan YounisNur BarkahpalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag sebut Tak Investasikan Dana Haji untuk Infrastruktur
Tulisan selanjutnya Kronologi Serangan Penjajah ‘Israel’ ke Gaza sejak Senin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?