Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Warga Palestina Merasa Dikhianati oleh UEA

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2020 08:02 8:02 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 15 Agustus 2020 07:51
Bagikan
Protes warga Palestina di depan Masjid Al-Aqsha terhadap sikap UEA membangun kesepakatan normalisasi dengan Zionis
Bagikan

Hidayatullah.com—Orang-orang Palestina telah menyatakan kekecawaannya menyusul kesepakatan normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab dan Zionis Israel. Kata-kata “pengkhianatan” bergema di seluruh wilayah Palestina pada hari Jumat (14/8/2020).

Para pemimpin Palestina, dari Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dari Fatah sekuler yang dianggap moderat oleh ‘Israel’ hingga pemimpin Hamas yang gigih melawan penjajahan, mereka hanya memiliki satu kata di bibir; pegkhianatan.

UEA dianggap telah mengorbankan perjuangan Palestina. Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh telah melakukan pembicaraan membahas tanggapan atas kesepakatan UEA-Zionis.

Palestina juga menyerukan pertemuan darurat Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam untuk mendukung perjuangan mereka.

Putra Mahkota UEA Mohammed bin Zayed Al-Nahyan dan para pejabat Abu Dhabi mengklaim bahwa kesepakatan normalisasi UEA-Zionis akan menghentikan pencaplokan Tepi Barat. Tapi di waktu yang sama Perdana Menteri ‘Israel’ menegaskan pencaplokan tetap akan berjalan.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Seorang analis dari the Institute for National Security Studies di Tel Aviv, Yoel Guzansky mengatakan bahwa UEA mencoba menjual narasi jika mereka melakukan ini untuk menghentikan pencaplokan.

“Orang-orang Palestina sangat marah, mereka melihat diri mereka dicampakkan oleh Sheikh Mohamed bin Zayed, penguasa de facto UEA,” katanya dikutip dari The New Arab.

Pencaplokan pemukiman yang tersisa secuil milik orang-orang Palestina di sekitar Masjid Al-Aqsha di Tepi Barat dan Lembah Jordan akan membuat peta Palestina hilang di wilayah itu.

Ali Jarbawi, mantan menteri dan profesor di Universitas Birzeit Tepi Barat mengatakan bahwa perjuangan Palestina tidak lagi sentral dalam politik regional.

“Palestina sekarang menghadapi salah satu masa tersulit dalam sejarah mereka, dan pilihan mereka terbatas,” katanya kepada AFP .

Seorang warga di Ramallah Tepi Barat tak bisa menahan luapan amarahnya. Jihad Hussein menentang sikap UEA yang merupakan bagian dari negara Arab.

“Rakyat Palestina telah ditikam dari belakang oleh kepemimpinan UEA, tetapi baik kesepakatan ini maupun hal lain tidak akan merusak keinginan kami untuk memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan,” katanya.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMasjid Al Aqshanormalisasi hubunga uea israelpendukung IsraelUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Anshar Wafat dengan Mengucapkan Syahadat
Tulisan selanjutnya Inggris Wajibkan Karantina Pelancong, Warganya Bergegas Pulang dari Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Berita
30 September 2026 21:34
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?