Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Dedikasi Daiyah Orang-orang ‘Buangan’ (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Maret 2011 07:45
Bagikan
Bagikan

Tulisan sebelumnya

TIDAK mudah membina orang-orang yang terbiasa liar. Maka agar mereka betah duduk mengikuti pengajian, butuh berbagai kiat. Misalnya dengan memberi kuis. Itulah yang dilakukan Thoyyibah.

Dengan jurus-jurus seperti itu, perlahan-lahan makin banyak yang datang ke pengajian. Tidak hanya para penghuni Linponsos, melainkan juga masyarakat sekitar. Seperti disaksikan Suara Hidayatullah, sore itu yang hadir tak kurang dari 40 orang.

“Biasanya lebih banyak lagi. Karena pas hujan, sehingga warga kampung sekitar sini tak datang,” kata Suci.

Dengan pendekatan seperti itu, hubungan Thoyyibah dengan mereka sudah seperti anak dengan ibunya. Mungkin, lantaran merasa dekat itu, mereka kadang ada yang berani meminta uang. “Kalau lagi pas membawa uang ya saya kasih,” kata Thoyyibah yang kata Suci selama membina di Liponsos tak pernah di bayar.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

“Baru tahun ini kita usulkan ada transpot,” Suci menambahkan.

Walau begitu, itu tak mengurangi dedikasi istri dari Sudarman, pensiunan petugas pemadam kebakaran di Surabaya ini. Menurut Suci, sangat jarang ustadzah lulusan sebuah pesantren di Gresik ini mangkir dari jadwal yang telah ditentukan. Bahkan sekarang dia menambah jadwal pertemuan. Dari seminggu sekali menjadi dua kali.

“Khusus Sabtu untuk mengajar baca al-Qur`an,” kata Suci.

Ada yang membuat terharu Thoyyibah. Usai memberi pengajian, tiba-tiba ada salah seorang di antara mereka merajuk sambil tidur dipangkuannya. “Dia minta saya bilang ke pimpinan Liponsos agar dia dipulangkan kepada keluarganya,” kata Thoyyibah.

Dia, kata Thoyyibah, ternyata punya kelainan jiwa. Dia baru saja membunuh ibunya, sikalipun itu dia lakukan tanpa sadar. Setelah di masukkan ke rumah sakit, dan keluarganya tak mau mengambil, akhirnya dikirim ke Liponsos.

Di samping orang-orang sakit jiwa, pasien lain ( begitu Suci menyebut para penguhuni Linponsos) adalah gelandangan dan pengemis (gepeng), dan juga lansia (lanjut usia) yang tak punya keluarga atau keluarganya tak mau mengambil. Mereka berasal dari Surabaya dan wilayah sekitarnya. Menurut Suci, sekarang ada sekitar 700 orang yang ditampung lembaga milik Dinas Sosial Kodya Surabaya itu.

“Daya tampungnya sebenarnya cuma sekitar 300 orang.”

Di Linponsos mereka dibina dengan diberi latihan berbagai ketrampilan, misalnya menjahit. Juga tak kalah penting adalah pemibinaan mental. Pembinaan yang dilakukan Thoyyibah adalah bagian dari pembinaan mental itu. Yang dibina Thoyyibah khusus pasien perempuan, sedangkan pasien laki-laki ada pembinanya sendiri.

Menurut Suci, ada perubahan antara sebelum dan sesudah mengikuti pengajian.

“Mereka menjadi lebih tertib dan tidak liar,” katanya.

Bila sudah baik, mereka dikembalikan kepada keluarga atau dikirim ke pelbagai yayasan sosial yang bersedia menampung. Anehnya, tak semua keluarga pedulu kepada mereka. Bahkan, kata Suci, ada juga keluarga tak bersedia menerima kembali. Yang repot itu kalau pasien sudah tak ingat lagi rumahnya dimana.

“Pernah kita mengantar pulang, tapi di tengah jalan balik lagi, karena pasien tak ingat lagi jalan ke rumahnya,” Suci menambahkan. Kalau sudah begitu, biasanya pasien itu bakal menjadi penghuni tetap Linponsos hingga ajal menjemput. */Bambang S/Suara Hidayatullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demokrasi Dianggap Tidak Cocok di Tanah Arab
Tulisan selanjutnya Uang ‘Free Palestine’ Tidak Laku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied

Berita
12 September 2026 16:49
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Terbaru

  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?