Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Dari Sudut Kalimulya “Membidik” Dunia

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 2 Januari 2012 05:55
Bagikan
Bagikan

GERIMIS membasahi bumi di pinggiran Kota Depok kala puluhan pria dan anak laki-laki berpakaian serba putih duduk melingkar di berbagai sudut sebuah bangunan besar. Angin subuh berhembus lembut di antara pilar-pilar tinggi yang menopang bangunan lapang semi terbuka itu, menambah dinginnya suasana di ujung malam. Sementara sang surya masih tenggelam di ujung gelapnya mega, puluhan orang yang melingkar berpencar tadi sibuk komat-kamit. Sebagian mereka mempelototi kitab suci.

Selang beberapa saat kemudian, dari sebuah sudut depan di teras bangunan bercat putih krem tersebut, sekelompok pria dewasa yang bergeser ke beranda mulai asyik meriung. Puluhan cangkir dan piring penuh makanan ditata melingkar.

Belasan orang itu terlihat membicarakan sesuatu, dimulai dari seorang lelaki tambun berjanggut klimis. Pria yang bertindak sebagai moderator itu lalu mempersilakan rekan di sampingnya yang berpeci hitam. Pembicaraan pun berlangsung hangat. Mirip sebuah halaqah.

Subuh hari itu sedang digelar sebuah diskusi, temanya sangat melangit, “Coffee Morning Peradaban” (CMP). Acara ini digelar selepas shalat dan tadarrus pagi di Masjid Ummul Quraa’.

Acara seperti ini adalah rutinitas mingguan yang diadakan DKM masjid di kompleks Pesantren Hidayatullah Depok. Biasanya digelar tiap akhir pekan. Sabtu di penghujung tahun 2011 ini,  telah memasuki pertemuan bulan ketiga. Setiap pertemuan menyuguhkan tema diskusi dan hidangan ringan yang berbeda, kecuali minumannya yang tetap sama; kopi dan teh panas.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Pagi itu, selain hidangan ringan, ‘menu yang diseruput’ adalah tema pengkaderan di ormas Hidayatullah.

“Apa dagangan Hidayatullah?” demikian pancing pembicara pertama, Ustadz Nasfi Arsyad membuka dialog setelah dipersilakan oleh Farid Ma’ruf, moderator CMP.

Ustadz Nasfi saat itu mengangkat soal “dagangan” untuk umat. Idealnya, menurut dia, Hidayatullah harus punya sesuatu yang patut “dijual” ke publik. Kaitannya dengan tema utama diskusi, ormas ini merupakan lembaga yang konsisten di bidang pengkaderan dan dakwah. Hal “dagangan” tersebut demi konsistensi program-program Hidayatullah, paparnya.

Dia lantas mengkiaskan bank-bank syariah yang memiliki jualan berbeda dengan bank-bank lainnya (bank konvensional.  red).

Harapan Ustadz Nasfi, salah satu “dagangan” dakwah Hidayatullah saat ini harus benar-benar memiliki nilai berbeda dengan areal-areal dakwah lain.

Usai paparan Ustadz Nasfi, moderator mempersilakan pemateri selanjutnya. Kali ini dari kalangan pemuda, yaitu Musliadi, Ketua Umum PP Syabab Hidayatullah yang terpilih pada Musyawarah Nasional ke-4 pertengahan Desember lalu di Depok.

Jamaknya seorang pemuda, Musliadi bersemangat mengatakan ada faktor ekternal yang membuat pengkaderan di berbagai organisasi massa Islam mengalami pasang surut. Salah satu yang ia  tuding, banyak lembaga asing yang membuat program yang dinilai secara sengaja berniat “menghancurkan” peran dan nilai Islam, terutama melalui kader-kadernya.

Adu pendapat dan argumen mengalir begitu gayeng. Ujungnya keinginan besar dan ghirah dakwah dan pentingnya pengkaderan, khususnya bagi organisasi Hidayatullah di Bumi Nusantara.

Tanpa terasa, diskusi tersebut sudah berjalan satu putaran jarum pendek pada jam dinding masjid. Diskusi ini dimulai sekira pukul 05:30 WIB. Para pembicara maupun penyimak masih begitu menikmati hangatnya perbincangan. Puluhan makanan berbagai jenis, satu per satu mulai tinggal pembungkusnya.

Seiring redanya hujan di bilangan Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, diskusi pagi jelang perpindahan tahun masehi itu ditutup dengan harapan besar, adanya langkah nyata.  

Disksusi rutin CNP yang berlangsung sederhana, diharap tidak melahirkan konsep sederhana semata. Tetapi bukti nyata dalam kerja-kerja dakwah agar hasilnya bisa dirasakan lebih nyata di masyarakat.*/Abd Syakur, jurnalis KMH

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Sudut Kalimulya “Membidik
Tulisan selanjutnya Zionis Percepat Bangun Pusat Yahudisasi Dekat Masjidil Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?