Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Sampai Kapan Jeritan Nurjan Didengar Orang?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2013 16:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Matanya terlihat begitu cekung, sepertinya kurang tidur. Nurjan, begitu panggilan ibu dari dua anak ini,  mengaku sudah empat hari tinggal di rumah transit Kantor Imigrasi Jawa Timur.

Saat hidayatullah.com menemuinya, wanita etnis Rohingya ini hanya ditemani dua anaknya, Nurhakim (11 tahun) dan Nurjumah (6 tahun). Sedangkan suaminya masih berada dikantor polisi, untuk dimintai keterangan tentang kaburnya 33 imigran yang dua hari lalu masih bersama mereka. [baca: Satu Keluarga Tersisa dari 33 Imigran Etnis Rohingya yang Kabur]

Wanita berjilbab ini cukup lancar berbahasa Indonesia  meskipun masih sedikit kaku dan terbata-bata dalam menjawab.

“Saya tak tahan di negeri kami sendiri, ayah, ibu, saudara  kami dibantai, rumah-rumah kami pun dibakar, karenanya kami pergi ke sini,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (09/04/2013).

Nurjan mengaku,  sudah tiga tahun tinggal di Medan. Namun hidup dalam pengungsian tak membuatnya surut untuk mencari kehidupan yang damai dan tentram.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Ia pun bersama suami dan dua anaknya ikut rombongan yang akan membawanya menuju Australia. Sayang, niat itu kini kandas di kota Surabaya.

“Putri saya yang kecil,  Nurjumah,  sekarang sedang sakit panas,  ia sesekali muntah,” ujarnya sambil sesekali mengusap keringat letihnya di dahi.

Ada rasa khawatir dan cemas melanda perasaannya. Maklum, di tempat ini, ia tak memiliki saudara, kerabat yang bisa dimintai tolong jika terjadi sesuatu pada anak kesayangannya. Sementara putranya, Nurhakim sesekali menuding arah penjual buah yang gerobaknya persis di depan rumah transit imigrasi.

Rupanya ia ingin mencicipi nanas, buah kesukaanya. Keinginan Nurhakim terlaksana  ketika salah seorang wartawan membelikan untuknya.

Perbincangan terputus, ketika Nurjumah muntah. Nurjan pun bergeas menemui putrinya dan membersihakn muntah anaknya dan menemaninya istirahat.

Tak Lelah Mencari Suaka

Selasa ini sudah hari ke-empat keluarga ini berada rumah transit imigrasi Waru Sidoarjo. Data imigrasi mengatakan, ada 33 imigran asal Etnis Rohingya yang ditahan dan diproses oleh petugas imigrasi Jawa Timur semenjak Jumat (05/04/2013) lalu, dan hanya keluarga ini yang tak ikut kabur. Sedangkan lainnya sudah kabur pada hari Ahad dini hari (07/04/2013).

Kisah pilu ini menambah rentetan cerita sedih pengungsi etnis Muslim Rohingya di seluruh dunia.

Sampai saat masih ada ratusan ribu keluarga etnis Muslim Rohingya berusaha mencari suaka di negara orang, termasuk keluarga kecil Nurjan.

Entah sampai kapan  jeritan keluarga ini didengar orang.  Bahkan teriakan dan tangis mereka  belum bisa menggetarkan kemusliman dan keimanan kita semua.*/Samsul Bahri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:indonesiaold migrateSurabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peringatan 65 Tahun Pembantaian Deir Yasin
Tulisan selanjutnya Saatnya Lebih Serius Menangani Pendidikan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?