Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

“Lengketnya” Kehidupan Masyarakat Mesir dengan Mushaf Al-Quran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2014 10:34 10:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2014 10:34
Bagikan
Seorang pria duduk rileks di bawah sinar matahari sambil membaca al-Quran di depan benteng Qait Bey, Alexandria
Bagikan

BAGI kebanyakan orang, membaca al-Qur’an di tempat umum bukanlah hal biasa. Lain halnya jika membacanya di tempat tertentu, seperti masjid atau ketika pengajian. Begitu juga dengan memutar murattal (bacaan al-Qur’an), bagi sebagian orang, jika bukan di masjid atau mungkin di luar bulan suci Ramadhan terasa sangat aneh.

Tapi tidak dengan masyarakat Mesir, mereka sangat akrab dengan al Qur’an.  Di “Negeri Piramida” ini banyak kita jumpai orang yang membaca al Qur’an di tempat-tempat umum.

Mereka begitu akrab dengan al-Qur’an tidak hanya di masjid saja. Bahkan dalam bis umum, banyak orang-orang yang memanfaatkan waktunya untuk membaca al-Qur’an. Tak sedikit supir bus memutar murattal ketika mengemudi.

Bagi mereka yang memiliki kendaraan pribadi, akan mudah kita dapati mushaf al Qur’an selalu menemaninya di setiap mobil yang mereka bawa. Di saat ada waktu luang, mereka kemudian membacanya.

Kadang-kadanga, mushaf al Qur’an yang mereka bawa tidak hanya satu, bahkan bisa lebih. Hal itu dimaksudkan agar ketika pergi bersama keluarga, selama di perjalanan bisa mengajarkan anaknya membaca al Qur’an, mengecek hafalannya atau hanya sebatas membaca.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Selain di dalam kendaraan, masyarakat Mesir juga sering memutar murattal di restoran-restoran, kantor-kantor, kios-kios, toko-toko, bahkan tidak jarang mereka memutarnya di pasar.

Mideast Egypt
Sambil demo anti pemerintah, jangan lupa baca al-Quran [Foto: al-Ahram]
Terbawa lingkungan

Interaksi mereka dengan al Qur’an begitu “lengket”, terbukti dengan banyaknya pemutaran murattal di berbagai tempat umum.

Sering saya dapati masyarakat Mesir mengutip ayat al Quran untuk dijadikan “selogan” di tempat-tempat jualan mereka. Sebut saja di tempat jualan minuman-minuman, mereka biasanya mengutip potongan ayat 21 dalam surat al Insan yang artinya, ”Dan Rabb mereka memberikan kepada mereka minuman yang bersih.”

Hal yang sangat menarik tentang interaksi mereka dengan al Qur’an adalah pemutaran bacaan al-Qur’an di kafe-kafe. Mereka sering memutarnya di waktu sore menjelang Maghrib atau di pagi hari, bahkan di waktu malam.

Mungkin banyak orang yang tidak atau sulit percaya akan keunikan interaksi masyarakat Mesir dengan al-Qur’an. Namun begitulah kenyataan mereka dalam berinteraksi dengan al-Qur’an.

Lingkungan yang seperti itu sangat cocok untuk para penuntut ilmu (agamis) yang dari luar Mesir seperti saya. Mereka akan terbawa oleh lingkungan islami sehingga tidak lagi sungkan melakukan syi’ar-syi’ar Islam seperti membaca al Qur’an di tempat umum.*/Jundi Iskandar SFS, Mahasiswa al-Azhar, Mesir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya
Tulisan selanjutnya Adam Amrullah dan LDII

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?