Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Kiat Berdakwah Saat Corona Mewabah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Maret 2020 09:00 9:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Maret 2020 09:00
Bagikan
[Ilustrasi] Ustadz menyampaikan pengumuman kepada para santri terkait pencegahan virus corona di Pondok Pesantren Hidayatullah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (14/03/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com | SEJAK mewabahnya virus corona jenis baru (Covid-19) di hampir seluruh wilayah Indonesia, pemerintah bersigap untuk melakukan tindakan-tindakan penyelamatan kepada seluruh warga Indonesia.

Tindakan preventif maupun kuratif dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat, propinsi maupun kabupaten/kota.

Termasuk tindakan prefentif yang dilakukan di Indonesia, membatasi bahkan melarang masyarakat melakukan kegiatan mengumpulkan masa untuk kepentingan apapun termasuk kepentingan ibadah bagi semua pemeluk agama.

Bukan hanya pemerintah, MUI, Dewan Masjid Indonesia, dan oramas-ormas Islam senada dengan pemerintah.

Ini sangat bisa dipahami, mengingat bahaya Covid-19 yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.

Baca Juga

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi
Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam
Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’
Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

Untuk diketahui, hingga Rabu (25/03/2020) pagi, di Indonesia sudah terdapat 686 kasus positif Covid-19. Sementara pasien yang sembuh sebanyak 30 orang, yang meninggal 55 jiwa.

Di antara dampak virus ini pula, masjid-masjid dan majelis-majelis taklim meliburkan kegiatan-kegiatan taklim bahkan kegiatan shalat Jumat dengan diganti shalat zuhur. Dampak dari kebijakan ini sangat dirasakan oleh para dai, mubaligh, atau ustadz karena kegiatan rutin pembinaan umat harus berhenti.

Baca: Memuliakan Islam dengan Melawan Virus Corona

Bagi Ustadz Fathurrahman, Mudir Pesantren elKisi Mojokerto, Jawa Timur, dampak itu juga terasa karena biasanya dia bisa langsung bertemu dengan jamaah, sementara sekarang harus off dulu.

Namun, keberadaan teknologi bisa menjadi solusi. Di antaranya menggunakan media Facebook, Youtube, Instragram untuk menyapa dengan para jamaah.

“Bahkan saya merasa bersyukur kepada Allah, di saat muncul musibah seperti ini eLKISI TV yang menggunakan jaringan satelit palapa D frekuensi 4014 Symbol Rate 7200 polaritas H hadir di tengah-tengah umat yang bisa diakses oleh masyarakat seluruh Asia, Australia, sebagian Afrika,” tuturnya kepada hidayatullah.com baru-baru ini.

Selain itu eLKISI juga bisa ditayangkan melalui HP Android. Media TV ini menjadi sangat efektif untuk menyapa jama’ah dan seluruh masyarakat, mengingat eLKISI TV konsentrasi pada pendidikan dan dakwah. Inilah salah satu keberkahan teknologi di saat terjadi musibah yang kita tidak pernah menduga kehadirannya.

“Semoga banyak hikmah yang dapat kita ambil dari musibah ini. Bersabar dan tawakkal dan terus meningkatkan keimanan kepada Allah adalah suatu keharusan bagi setiap muslim,” Sekretaris Umum DDII Jatim ini berharap.

Baca: Curhatan Ibu dari Nakes yang Berjuang Melawan Covid-19

Begitu pula bagi Ustadz Harianto Abu Anas. Dai perbatasan Kota Balikpapan-Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, ini, harus berusaha maksimal untuk tidak lepas dari para jamaah.

Sejak adanya Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk menjaga jarak, secara otomatis kegiatan taklim berhenti total secara fisik.

Ustadz Abu Anas tidak putus asa untuk berusaha menyapa umat dakwahnya dengan memanfaatkan medsos.

Melalui grup Whatsappnya, ia menyapa dan memberikan tausyiah.

“Alhamdulillah respons balik dari jamaah positif, karena komunikasi dilakukan aktif dan interaktif. Kemudian tidak lupa aktif memberikan edukasi terkait Covid-19 dengan cara kreatif, logis, dan sesuai dalil,” tuturnya kepada hidayatullah.com secara terpisah.

Edukasi tersebut diberikan, sebab, jelasnya, tantangan dalam menghadap Covid-19 masih berat, karena karakter orang Indonesia masih “bandel dan menyepelekan”. Sehingga, solusinya Abu Anas selalu mengkaitkan semuanya dengan iman. Hal ini menunjukkan bahwa dai juga peka terhadap kehidupan mereka.

Baca: “Ratusan Santri Terancam Gagal Jadi Penghafal Qur’an di Pesantren Ini”

Sementara itu, Misbahul Huda, dai sekaligus motivator parenting asal Surabaya, tak mau kehilangan silaturahim dengan jamaah maupun para takmir.

Ia berusaha setiap hari pagi dan sore berusaha untuk menyapanya dengan melayangkan flayer/meme. Sharing dakwah dilakukan sementara ini dengan cara yang sederhana. Meski ia juga berusaha untuk melakukannya dengan voice dan video call paling lama 5 menit.

Ke depan akan dilakukan secara offline dengan menyampaikan dakwah milenial dengan menggunakan aplikasi video primer.

“Dan dengan adanya gerakan tutup masjid dan shalat jamaah, saya justru membuka buku alias menulis singkat untuk bersapa dengan jamaah. Dan tulisan-tulisan ini insya Allah berguna untuk diwujudkan menjadi buku pula,” sebutnya.

Harapan Misbah, jamaah harus terus mendapatkan asupan spirit. Dan semoga para takmir dan dai serta mubaligh lain bisa menyampaikan dengan cara yang sederhana, berbiaya murah serta dapat diikuti secara ramai meski tak harus berkumpul di masjid.

Takmir harus bisa memfasilitasinya, tambahnya. Semoga ada manfaat dan pahala untuk kita semua.* Abdul Ghofar, Akbar Muzakki

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19daidakwahmedia sosialmubalighvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jokowi lantik dewas bpjs Cegah Covid-19, Pemerintah Pertimbangkan Larang Mudik Idul Fitri
Tulisan selanjutnya Coronavirus: Di Australia Pemakaman Hanya Boleh Dihadiri 10 Pelayat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Buka Bersama di Dam Square: Tikar Persaudaraan di Jantung Amsterdam

15 Maret 2026 16:19
Feature

South Lakes Islamic Centre Sambut Ramadhan dengan Buka Pintu bagi Jamaah dan Warga Non-Muslim

27 Februari 2026 07:00
Cermin

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta

3 Januari 2026 19:57
Feature

Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha (bagian kedua)

26 Desember 2025 17:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?