Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Orangtua Tunggal Bisa Sebabkan Anak Alami Obesitas

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 15 Juni 2014 20:44 8:44 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 15 Juni 2014 20:44
Bagikan
Bagikan

ORANG tua tunggal jauh lebih mungkin memiliki anak kelebihan berat badan, lapor kantor berita Xinhua mengutip satu penelitian.

Australian Institute of Health and Welfare menyebutkan, tren obesitas terjadi pada kalangan berpenghasilan rendah, ketidakmampuan membayar untuk berpartisipasi dalam berolahraga, dan ketidakmampuan memperoleh makanan sehat, kata News Corp Australia melaporkan.

Penelitian ini memperoleh data, anak perempuan lebih banyak mengalami kelebihan berat badan dan obesitas dibanding anak laki-laki. Hampir satu dari empat anak usia sembilan tahun kelebihan berat badan dan obesitas, juga pada saat mereka berusia 14 tahun.

Sejumlah 27 persen remaja mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, kata laporan itu, dikutip The Malaysian Times belum lama ini.

Anak perempuan menghadapi perjuangan sulit dengan berat badan. Data menyebutkan, 25 persen anak laki-laki berusia di bawah 15 mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, sedang 27 persen anak perempuan mengalami kegemukan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Memiliki orang tua tunggal, keluarga berpenghasilan rendah, dan tinggal di luar kota, merupakan faktor yang bisa menyebabkan anak mengalami risiko obesitas.

Lebih dari 35 persen anak-anak dengan orang tua tunggal mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, dibandingkan dengan 24 persen anak-anak yang hidup dalam keluarga dengan kedua orang tua.

The National Council of Single Mothers and Their Children mengatakan, salah satu faktor utama yang mendorong obesitas dalam keluarga tersebut adalah anak-anak tidak mengambil bagian dalam olahraga terorganisasi karena mereka tidak mampu membayarnya.

“Makanan juga merupakan masalah besar,” katanya.

Sebelumnya satu studi yang dirilis awal tahun ini menemukan, keluarga berpenghasilan rendah harus menghabiskan setengah upah mingguan untuk makan diet sehat daging, dan makan buah dan sayuran yang direkomendasikan dalam pedoman resmi diet nasional.

Ahli Obesitas dari Sydney University, Profesor Louise Baur mengatakan, obesitas pada anak dan remaja lebih sering terjadi pada orang-orang dari latar belakang yang kurang beruntung dan berpenghasilan rendah.

“Jadi, rumah tangga dengan orang tua tunggal banyak terkait dengan penghasilan rendah,” katanya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minyak Kanola Bermanfaat Turunkan Glukosa Darah Penderita Diabetes Tipe 2
Tulisan selanjutnya Pernyataan Mendag Pasar Modern Tak pengaruhi Pasar Tradisional lindungi Pasar Tradisional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?