Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Yuk Tersenyum…

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Juli 2012 21:07 9:07 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Juli 2012 21:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Agaknya tersenyum banyak manfaatnya. Dalam agama kita dianjurkan untuk tidak kikir dengan terseyum karena tersenyum bisa bernilai ibadah.

Rasulullah saw bersabda, “Senyummu pada saudaramu adalah sedekah. Jangan sekali-kali kalian meremehkan suatu kebaikan, meski hanya berupa keceriaan wajah ketika kalian bertemu dengan kawan kalian.” (HR Muslim)

Yang pasti senyuman bisa membuat perasaan kita senang. Penelitian terbaru mengatakan hal tersebut.

“Pepatah ‘jangan mengeluh’ sudah memberikan pelajaran bahwa tersenyum tidak hanya sebagai bahasa nonverbal yang mengindikasikan kebahagiaan, tapi juga obat mujarab menghadapi peristiwa yang mengakibatkan stres,” kata peneliti Tara Kraft dari University of Kansas, seperti dikutip lifescience.com, dilansir Antara, Selasa (31/07/2012).

“Kami ingin memeriksa apakah pepatah ini memiliki kelayakan ilmiah, apakah senyuman bisa berpengaruh baik untuk kesehatan,” katanya.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Untuk melakukan eksperimen tersebut, Kraft dan koleganya merekrut 169 partisipan. Mereka dilatih untuk bisa mempertahankan satu dari tiga ekspresi — ekspresi netral, ekspresi senyuman biasa, dan senyuman empatik atau yang dikenal dengan senyum Duchenne– dengan menggunakan sumpit di mulut mereka.

Sumpit tersebut tanpa disadari partisipan memaksa mereka tersenyum. Hanya setengah partisipan yang diperintahkan untuk tersenyum.

Partisipan dengan sumpit di mulut diberikan pekerjaan yang menstimulasi stres, seperti merendam tangan di air es dan mengikuti bincang menggunakan tangan yang kurang dominan melalui refleksi bentuk di cermin. Selama tes, peneliti mengukur detak jantung dan tingkat stres yang dilaporkan.

Setelah menyelesaikan tugas tersebut, partisipan yang dipaksa tersenyum, terutama dengan senyum Duchenne memiliki detak jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan partisipan yang menggunakan ekspresi netral, kata peneliti.

Mereka yang dipaksa tersenyum dengan menggunakan sumpit, juga memiliki detak jantung yang lebih rendah, hanya saja derajatnya lebih kecil.

Hasilnya, yang akan dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science, tersenyum bisa mengurangi stres, atau apapun bisa meredakan suasana hati yang sebenarnya.

“Jadi bila Anda sedang terjebak macet atau sedang mengalami hal stres lainnya, Anda mungkin harus mencoba untuk menahan muka Anda dengan senyuman sebentar,” kata kolega Kraft, Sarah Pressman.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Mahmoud di Jalur Gaza Saat Ramadhan
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Minta Pemerintah Gagalkan Rencana Perluasan Kedubes AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel

Berita
15 September 2026 08:23
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
LPPOM dan Balai POM DKI Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid

Terbaru

  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
  • Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz
  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?