Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Lahirilah Kita, Adalah Cerminan Wajah Kita [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 September 2015 18:36 6:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2015 11:13
Bagikan
Bagikan

BANYAK hal yang bisa menjelaskan siapa kita. Kita bisa saja mengaku dan memberi penjelasan tentang diri sendiri. Namun orang lain di sekitar kita tentu memiliki pandangan berbeda tentang kita.

Karena memang untuk menjelaskan siapa kita, banyak hal yang bisa menjadi cerminan kita.

Orang bisa menilai kita secara lahiriyah. Karena memang menilai seseorang secara batiniyah akan sulit dilakukan. Tetapi biasanya, apa yang tampak secara lahir merupakan gambaran dari yang batin. Kedua unsur tersebut, yaitu lahir dan batin, akan senantiasa berhubungan untuk memberi informasi tentang kesejatian kita.

Dalam kacamata Islam, batin sangat berhubungan dengan niat dan keyakinan. Sedangkan sisi lahir berhubungan dengan ucapan dan amal perbuatan. Banyak dalil yang menunjukkan keterhubungan keduanya. Seperti sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam tentang amal yang harus disertai dengan niat. Atau baik buruknya anggota badan (lahiriyah) tergantung pada baik buruknya hati (batiniyah).

Oleh sebab itu, banyak hal lahiriyah yang dapat menceritakan dan menyimpulkan wajah kita, yang sesungguhnya bersumber dari batin kita. Meskipun kesimpulan-kesimpulan yang dibuat orang tentang kita melalui cermin lahiriyah tidak mutlak tepat, namun di sinilah kita juga harus bijak memahami dan memperhatikan cerminan wajah kita tersebut.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Pertama, ucapan kita

Saat kita bicara, dalam hal ini juga menulis, maka kadar dan kualitas kita akan terbaca. Melalui susunan dan pemilihan diksi akan tergambar secara nyata siapa kita pada orang dan siapa orang pada kita. Bisa saja tampilan seseorang tampak cerdas, tapi persepsi itu bisa keliru setelah kita mengetahui bagaimana kualitas pembicaraannya.

Ucapan yang tumpah keluar melalui lisan adalah standar orang menilai ketulusan, intelektual, emosional, adab, dan lainnya yang berkaitan dengan kita. Karena sesungguhnya saat kita bicara dan menulis, saat itu kita juga menyertakan isi batin berupa pikiran dan perasaan. Oleh sebab itu, setiap kata yang diucapkan bisa menjadi nilai kepribadian. Maka, air kotor di dalam teko tidak mungkin keluar menumpahkan madu.

Dalam Islam, menjaga lisan dari ucapan yang tak berguna memiliki keutamaan. Bahkan ia standar keimanan seorang Muslim kepada Allah ta’ala dan hari kemudian.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau jika tidak hendaklah diam.” (HR Bukhari).

Kedua, teman pergaulan kita

Teman sangat mempengaruhi bagaimana cara seseorang menjalani kehidupan. Teman baik akan mengingatkan kesalahan dan kekurangan, serta menambahkan kebaikan pada diri. Sedangkan teman jahat hanya akan menambah keburukan. Maka dengan demikian, teman akrab sehari-hari merupakan cermin yang jernih tentang diri.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam mengingatkan bahwa,

“Seorang mukmin adalah cerminan bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.” (HR. Bukhari).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam juga mengibaratkan teman yang baik bagaikan minyak wangi yang mengharumkan, sedangkan teman buruk bagaikan asap bakar yang menempelkan bau di badan. Intinya, saling mempengaruhi. Bahkan, bagaimana agama seseorang dipengaruhi oleh teman yang menjadi pilihan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:

الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang tergantung agama teman dekatnya, maka hendaknya kalian memerhatikan siapakah teman dekatnya.” (HR. Ahmad).*/Lidus Yardi, Sekretaris Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Kuansing Riau  (bersambung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cerminSahabatteman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Proses Hukum kasus Tolikara Tetap Berjalan Meski Proses Rehabilitasi Selesai
Tulisan selanjutnya Mensos Serahkan Sapi Qurban dan Bantuan Rp 316 Juta untuk Muslim Tolikara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?