Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

DPA Aceh Bahas Pembatasan Penggunaan Android Anak demi Kesehatan Mental

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juni 2025 16:28 4:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2025 16:27
Bagikan
'Anak
Bagikan

Hidayatullah.com—Dewan Perwakilan Aceh (DPA) tengah memperdebatkan usulan pembatasan penggunaan perangkat Android oleh anak-anak di wilayahnya.

Langkah ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran maraknya dampak negatif gadget—termasuk kecanduan game online, media sosial, dan gangguan mental pada generasi muda.

Wakil Ketua Komisi V DPA, Waled Nura, memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Sosial, Dinsos, Dinas Pendidikan, serta pakar kesehatan mental dan psikologi anak, Senin pekan lalu.

Menurutnya, pengawasan terhadap anak-anak sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan perkembangan sosial mereka.

“Ini adalah masalah krusial yang mendesak untuk segera kita tangani bersama,” tegas Waled dalam pertemuan itu, sebagaimana dilaporkan Gema Sumatra.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Terkait usulan pembatasan akses, Waled mencontohkan beberapa kebijakan di Australia yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anak, sebagai contoh regulasi yang efektif .

Tidak hanya membatasi waktu penggunaan, DPA juga mempertimbangkan pembatasan akses gadget pada anak dibawah umur, mulai dari kontrol usia dan durasi penggunaan.

Hal ini didukung pula oleh PW Syarikat Islam Provinsi Aceh yang mendesak pemerintah provinsi segera membentuk Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait hal tersebut

Dukungan serupa muncul dari DPRK Banda Aceh. Anggota DPRK Devi Yunita (PKS) menyatakan;  “Kami sangat sepakat adanya pembatasan penggunaan media sosial berdasarkan usia. Ruang digital saat ini sudah tidak sehat lagi…”

“Anak-anak yang terlalu lama menggunakan smartphone cenderung kesulitan berinteraksi sosial di dunia nyata,” ujar psikolog anak Dr. Sri Mulyani — dikutip dari Gema Sumatra — menyoroti risiko medis dan perkembangan anak apabila penggunaan gadget tidak dikendalikan.

Penelitian dari Universitas Indonesia juga menguatkan fakta ini. Data menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan smartphone berlebihan dengan gangguan tidur dan penurunan kemampuan belajar anak, kata Dr. Sri.

Regulasi dan Edukasi

Dalam Rapat lanjutan DPA difokuskan pada opsi pembuatan regulasi berbentuk perda atau SKB bersama antara DPA, pemerintah provinsi, dan instansi terkait.

Tujuannya adalah memastikan regulasi memiliki payung hukum dan diterapkan secara efektif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Sosialisasi kepada sekolah dan orang tua menjadi krusial agar semua pihak memahami batasan penggunaan gadget untuk anak,” tambah Waled dalam diskusi tersebut

Dinas Pendidikan Aceh juga dilibatkan dalam mengembangkan edukasi digital. Selain mengatur jam penggunaan, pemerintah daerah didorong untuk menyediakan alternatif kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan membaca di luar jam kelas, sebagai solusi terhadap magnet gadget.

Rencana DPA Aceh ini selaras dengan model kebijakan di beberapa negara maju. Mengingat betapa pesatnya penetrasi smartphone di seluruh lapisan masyarakat di Aceh, regulasi ini dianggap penting sebagai bagian dari strategi perlindungan anak.

Walikota Banda Aceh menegaskan dukungannya untuk inisiatif ini, dan menyatakan akan mengkaji regulasi bersama DPRK dan stakeholder terkait. Diharapkan regulasi ini dapat mencegah lebih jauh munculnya kecanduan dan dampak psikologis pada anak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Acehanak acehDewan Perwakilan AcehDPAhandphoneperangkat Android
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polda dan Pemprov Jatim Bersinergi Tangkal Gerakan LGBT Online yang Masif
Tulisan selanjutnya Akal dalam Islam: Amanah Ilahi, Bukan Sekadar Alat Logika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?