Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Muslim Harus Berkualitas dalam Segala Kebaikan

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2016 08:02 8:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Oktober 2016 08:02
Bagikan
Bagikan

SESUNGGIHNYA  ajaran Islam sangat indah. Andai saja Islam ini tidak sempurna, maka yang bisa mendapat kedudukan tertinggi di sisi Allah  Subhanahu Wata’ala hanya mereka yang bertubuh kuat, berharta banyak dan berkebun luas. Sebab dengan keimanannya mereka bisa berjihad, berinfak dan berwakaf.

Tetapi, tidak demikian rupanya. Suatu waktu Rasulullah didatangi sekelompok orang yang tidak kaya dari sisi harta.

“Orang-orang kaya telah ‘memborong’ semua amal kebaikan dan derjat yang tinggi di sisi Allah Subhanahu Wata’ala.”

Rasulullah bertanya: “Kenapa demikian?”

Mereka menjelaskan: “Orang-orang kaya itu shalat seperti kami. Mereka juga berjihad sebagaimana kami berjihad. Tapi mereka bisa bersedekah dan berinfak dari kelebihan harta yang mereka punya. Sementara kami tidak punya kelebihan harta untuk bisa seperti mereka.”

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Mendengar hal itu, Rasulullah bersabda: “Maukah kalian aku beri tahu suatu amalan yang kalau kalian lakukan maka kalian akan dapat mengejar keunggulan orang-orang sebelum kalian dan mengungguli orang-orang yang datang sesudah kalian.” Mereka menjawab: “Mau ya Rasulullah.” Rasulullah saw bersabda: “Kalian bertasbih (membaca subhanallah), bertahmid (membaca alhamdulillah) dan bertakbir (membaca Allahu akbar) setiap selesai shalat masing-masing sebanyak 33 kali (dalam riwayat lain sebanyak 10 kali)” (HR. Bukhari).

Artinya, siapapun dari kalangan umat Islam bisa meraih kemuliaan di sisi Allah, asalkan mau melakukan amalan dengan sebaik-baiknya dan istiqomah.

“Sesungguhnya Allah mencintai orang yang apabila melakukan sesuatu dia melakukannya dengan sebaik-baiknya.” (HR. Baihaqi).

Bahkan di dalam Al-Qur’an disebutkan, kala berdebat pun, kita harus melakukannya dengan cara terbaik.

وَجَـٰدِلۡهُمبِٱلَّتِىهِىَأَحۡسَنُ‌ۚ

“…Dan bantahlah mereka dengan cara yang paling baik…” (QS. An-Nahl [16]: 125).

Oleh karena itu, Syeikh Yusuf Qardhawi dalam kitabnya “Fiqh Prioritas” menegaskan bahwa kalau ada persaingan antar sesama Muslim, maka hendaknya itu adalah persaingan dalam melakukan yang baik dan yang paling baik. Bukan yang baik dengan yang buruk.

Sementara itu, Rasulullah juga mengajarkan kepada kita bahwa kala berdoa meminta surga, mintalah surga Firdaus.

“Apabila kamu meminta surga kepada Allah maka mintalah Surga Firdaus karena ia surga yang erletak paling tengah dan paling tinggi, dan di atas adalah singgasana Tuhan.” (HR Bukhari).

Dengan demikian, mari berupaya melakukan yang terbaik dalam beribadah kepada Allah Ta’ala. Jangan sampai dari sisi lahiriahnya telah memenuhi syarat, tetapi karena amalan yang dilakukan kehilangan ruh, maka amal itu tidak dianggap oleh agama sebagai amal kebajikan dan tidak diletakkan di dalam “tangan” timbangan amal kebajikan di akhirat kelak.

Dalam hal ini Yusuf Qardhawi mengacu pada Al-Qur’an, “Maka celakalah bagi orang-orang yang sholat (yaitu) orang-orang yang lalai dari sholatnya, orang-orang yang berbuat riya.” (QS. Al-Ma’un [107]: 4 – 6).

Kemudian Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang tidak mau meninggalkan perkataan bohong dan mengerjakan kebohongan maka Allah tidak perlu darinya meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhari).

Dalam kesempatan lain beliau bersabda, “Bisa jadi orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala puasanya kecuali lapar; dan kebanyakan orang yang melakukan qiyamullail tidak mendapatkan pahalanya kecuali hanya keterjagaan di malam hari.” (HR. Ibn Majah).

Semua itu semakin membuktikan bahwa dalam hidup ini kita harus benar-benar melakukan yang terbaik.

Logikanya sederhana, amal tidak bisa diukur dengan kuantitas dan umur manusia tidak dapat diukur dnegan lamanya ia hidup.

Ada orang umurnya panjang, tetapi tidak berkah. Ada yang tidak panjang umurnya, tetapi sarat dengan berbagai kebajikan dan perbuatan yang terbaik.

Syeikh Ibn Athaillah berkata, “Banyak sekali umur panjang yang diberikan kepada mausia, tetapi sumbangan yang diberikannya sangat sedikit. Banyak sekali umur pendek yang diberikan manusia, tetapi sumbangan yang diberikannya sangat banyak. Barang siapa yang umurnya diberi berkah oleh Allah, maka dalam masa yang pendek dia akan mendapatkan berbagai karunia-Nya yang sangat sulit untuk diungkapkan.”

Sebagai catatan, Abu Bakar radhiyallahu anhu dalam maasa dua tahun telah berhasil mengalahkan orang-orang yang mengaku dirinya sebagai nabi (nabi-nabi palsu), mengembalikan orang murtad ke pangkuan Islam, mengirimkan tentara untuk menaklukkan Persia dan Romawi, mendidik orang-orang yang enggan membayar zakat, mengjaga hak fakir miskin.

Kemudian dari kalangan ulama, ada Imam Syafi’i, yang hidup selama 54 tahun (150 – 204 H) mampu memberika berbagai sumbangan ilmiah yang orisinal.

Imam Nawawi, yang hidup selama 45 tahun (631 – 676 H) meninggalkan warisan yang sangat berharga bagi kaum Muslimin secara menyeluruh, baik berupa hadits maupun fiqh.

Jadi, mari bersemangat melakukan amalan yang menjadi amanah dan keahlian kita dengan sebaik-baiknya. Sebab Allah juga sedang mencari hamba-hamba-Nya yang terbaik dengan memberikan ujian kepada setiap hamba-Nya dalam kehidupan dunia ini.

ٱلَّذِىخَلَقَٱلۡمَوۡتَوَٱلۡحَيَوٰةَلِيَبۡلُوَكُمۡأَيُّكُمۡأَحۡسَنُعَمَلاً۬‌ۚوَهُوَٱلۡعَزِيزُٱلۡغَفُورُ

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Mulk [67]: 2).

Untuk hal ini, Yusuf Qardhawi menegaskan bahwa Rasulullah mencintai umat ini menjadi umat yang terbaik, mampu bekerja keras, dan paling depan dalam memberikan manfaat kepada sesama. Semoga Allah memampukan kita.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalanberamalMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Damai Ribuan Umat Islam Jawa Barat Desak Ahok Diadili
Tulisan selanjutnya Imam Nawawi Banten dan Surat Al-Ma’idah 51 [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

pemberontak houthi
Berita

‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi

Berita
16 September 2026 16:00
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga

Terbaru

  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
  • Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?