Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Cara Jitu Menang lawan Syahwat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2014 10:09 10:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2014 10:09
Bagikan
Bagikan

BETAPA banyak penyakit hati yang sering kali menjangkit tubuh seorang Muslim. Di antaranya adalah terkalahkan oleh syahwat yang ada pada diri.

Jenis penyakit hati ini yang sering kali menimbulkan seorang Muslim semakin jauh dari Robbnya, semakin keluar dari jalan yang ditentukan Allah dan rosulNya.

Sehingga memberikan dampak buruk pada diri sendiri dan juga lingkungan sekitar.
Seorang Muslim sepantasnya sadar bahwa tidak lah Allah memberikan suatu penyakit pada hambaNya melainkan Dia telah menyiapkan obatnya. Dan termasuk darinya adalah penyakit hati.

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَل لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut.” (HR. Bukhari)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Betapa pun bahayanya penyakit hati, Allah telah menyediakan obat penawarnya. Di antaranya adalah:

1. Quwwatul iman

Sesungguhnya iman kepada Allah merupakan benteng bagi seorang hamba dari hal-hal yang haram. Sebagaimana sabda Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam,

لا يزنى الزانى حين يزنى وهو مؤمن

“Tidaklah seorang pezina berzina ketika dia dalam keadaan beriman.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika keimanan tertancap dalam pada hati, maka tak akan mudah bagi jiwa tumbuh keinginan untuk merasakan hal-hal yang haram. Dan sungguh nikmatnya keimanan bagi seorang Muslim jauh lebih manis dirasa dari nikmatnya syahwat yang diharamkan Allah. Karena keimanan menimbulkan rasa cinta hamba pada sang Kholiq.

2. Puasa

Ketika seorang Muslim belum mampu untuk menikah, maka baginya solusi lain guna menjaga dirinya dari kehinaan, ia adalah puasa. Puasa mendidik Muslim untuk senantiasa sabar, tahan menghadapi tekanan dan merdeka dari keinginan hawa nafsu.

3. Menjauhi dosa kecil

Banyak di antara Muslim melakukan dosa-dosa besar. Entah, apakah karena mereka tak tau bahwa itu termasuk dosa atau karena memang dia menyepelehkan dosa tersebut.

Padahal ini merupakan senjata ampuh setan untuk mensesatkan seorang Muslim. Allah berfirman,

ثُمَّ لآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شمالهم وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ

“Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (QS. Al A’raf: 17)

Ketika seorang Muslim menyepelehkan kemaksiatan, maka setan akan bahagia karena senjata ampuhnya telah melukai musuhnya.

4. Memikirkan nikmatnya surga

Allah telah menjanjikan surga bagi siapa yang taat padaNya. Surga yang belum pernah terlihat oleh mata (makhluq), terdengar oleh telinga, terasa oleh hati. Sungguh apa pun yang menjadi harapan di dunia telah tersedia di sana. Maka betapa indahnya jika syahwat diri dipenuhi ketika di surga nanti.

5. Doa

Sungguh doa merupakan senjata seorang Muslim. Senjata yang tak akan berkhianat. Setiap Muslim membutuhkannya, apalagi di kala genting dan terjepit.
Yusuf ‘alayhis salaam ketika menghadapi fitnah berupa ajakan berbuat nista imroatul aziz, maka ia berdoa,

قَالَ رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Yusuf berkata: “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.” (QS. Yusuf: 33)

6. Maka apa hasil dari doanya?

فَاسْتَجَابَ لَهُ رَبُّهُ فَصَرَفَ عَنْهُ كَيْدَهُنَّ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Yusuf: 34)

Apakah kita pernah berdoa demikian? Atau bahkan kita menikmati syahwat yang menjadikan budak diri kita atas diri kita sendiri? Na’uudzu billaah.*/Iltizam Amrullah diambil dari berbagai sumber

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berdoadoaImanNafsu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Jatim: 23 Lokalisasi segera Susul Dolly
Tulisan selanjutnya PBNU Palestina PBNU Tolak Keras Wacana Penghapusan Kolom Agama di KTP

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?