Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Amatlah Pendek Usia Umat Nabi Muhammad (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Mei 2015 14:43 2:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Mei 2015 14:34
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

TIRMIDZI dan Hakim menyebutkan sebuah hadist dari ‘Atha ibn Abi Rabah, dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Shallallahu ‘aihi Wassallam. bersabda, “Jika datang hari kiamat maka dipanggillah orang-orang yang berusia 60 tahun.” Itulah usia yang dimaksud Allah dalam firman-Nya itu.

Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas bahwa usia yang dimaksud adalah 40 tahun, seperti itu pula riwayat al-Hasan al-Bashri dan Masruq. Pendapat ini dinilai sahih berdasarkan firman Allah, “Sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun.” (al-Ahqaf: 15). Pada usia 40 tahun, kemampuan berpikir seseorang mencapai puncaknya. Setelah masa itu, kemampuan tersebut semakin berkurang, wallahu a’lam.

Imam Malik berkata, “Aku mengenal banyak ahli ilmu di negeri kami, mereka sibuk mencari ilmu dan dunia, dan bergaul dengan manusia sampai usia mereka menginjak 40 tahun. Jika telah mencapai usia 40 tahun, mereka mulai mengisolasi diri dan tidak bergaul dengan banyak orang. Mereka hanya sibuk mempersiapkan diri menghadapi kematian.”

Ibnu Majah meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu ‘aihi Wassallam bersabda, “Rata-rata usia umatku antara 60 sampai 70 tahun, dan sedikit di antara mereka yang melewati itu.”

Dalam kitab Zad al-Masir disebutkan bahwa Abu Ubaidah berkata, “Tentang kadar usia ini ada empat pendapat. Pertama, 70 tahun. Ibnu Umar mengatakan bahwa ayat 37 surah Fathir merupakan sindiran bagi orang yang berusia 70 tahun. Pendapat kedua adalah 40 tahun, dan pendapat ketiga yaitu 60 tahun. Keduanya driwayatkan oleh Mujahid dari Ibnu Abbas. Sedangkan pendapat keempat adalah 18 tahun. Pendapat ini diutarakan oleh ‘Atha, Wahab ibn Munabbih, Abu al-`Aliah, dan Qatadah.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Dalam al-Kasysya, kitab tafsir karya al-Zamakhsyari, disebutkan:

Kalimat `nu`ammirukum‘ mencakup segala usia yang memungkinkan seorang mukalaf untuk memperbaiki diri meski usianya pendek. Akan tetapi, peringatan itu tentu lebih ditekankan kepada orang,yang berusia lanjut. Nabi Shallallahu ‘aihi Wassallam bersabda, “Usia anak Adam ketika Allah telah menutup pintu alasan baginya adalah 60 tahun.”

Menurut riwayat Mujahid, antara 20 hingga 60 tahun. Sementara menurut pendapat lain, 18 atau 17 tahun.*

Dipetik dari tulisan Aiman Mahmud dari bukunya Semakin Tua Semakin Mulia.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rasulullahumur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amatlah Pendek Usia Umat Nabi Muhammad (2)
Tulisan selanjutnya Uni Eropa Minta 40.000 Pencari Suaka Direlokasi ke Negara Anggota dari Italia, Yunani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?