Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Begini Cara Mengatasi Ujub

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juli 2015 14:10 2:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juli 2015 14:10
Bagikan
Bagikan

1. Menyadari bahwa amal shalih yang Anda lakukan karena taufik dan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal itu sesuai dengan firman-Nya,

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allahlah (datangnya).” (QS. An-Nahl: 53)

2. Menyadari bahwa banyak ahli ibadah lain yang lebih banyak meraih pahala daripada diri Anda. Bersikaplah rendah hati, jangan terkecoh dengan amal shalih Anda yang banyak. Karena, orang hidup belumlah aman dari fitnah. Tetapi bersyukurlah kepada Allah yang telah memberi Anda taufik, menjadikannya indahdi hati Anda, serta membuat Anda membenci kefasikan dan kemaksiatan. Lalu Dia juga menjadikan Anda termasuk dalam golongan orang-orang yang meniti jalan lurus.

3. Menyadari secara mendalam bahwa walau Anda telah meraih pahala yang banyak, Anda tetap akan merasa sedikit pada Hari Kiamat, karena besarnya ketakutan pada hari itu dan terbukanya hakikat bahwa Anda tidak beribadah kepada-Nya dengan ibadah yang sebenar-benarnya.

Sahabat mulia Muhammad bin Umairah berkata, “Seandainya seorang hamba diseret dengan wajah tertelungkup dari hari kelahirannya sampai dia mati tua dalam ketaatan kepada Allah, niscaya hal itu adalah remeh baginya pada hari itu, dan niscaya dia ingin kembali ke dunia demi meraih balasan pahala yang lebih banyak.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Dan dari Utbah bin Abd bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda,

“Seandainya seorang hamba diseret di atas wajahnya dari hari kelahirannya sampai dia mati tua dalam mencari keridhaan Allah Taala, niscaya itu adalah sesuatu yang remeh pada Hari Kiamat.”

Ibnul Qayim Al-Jauziyah berkata, “Barangsiapa mengetahui Allah dan hak-Nya serta konsekuensi ibadah karena keagungan-Nya, niscaya dia merasa kebaikan-kebaikannya begitu sedikit dan tidak berarti apa-apa di sisi-Nya. Dia mengetahui bahwa kebaikan-kebaikannya bukan termasuk yang menyelamatkannya dari adzab-Nya. Dan bahwa yang layak dengan kemuliaan-Nya dan ibadah yang pantas untuknya adalah perkara lain.

Setiap kali dia memperbanyak, dia merasa semakin kecil dan sedikit. Karena, setiap dia memperbanyak kebaikan, niscaya dibukakan untuknya pintu-pintu ma’rifatullah dan kedekatan dengan-Nya. Hatinya menyaksikan –karena kebesaran dan keagungan-Nya– sesuatu yang membuatnya merasa betapa kecil amal-amalnya, bahkan meskipun amalan segenap jin dan manusia. Jika dia merasa kebaikannya telah banyak dan besar, maka itu menunjukkan bahwa dia terhalang dari Allah, tidak mengetahui-Nya, dan tidak mengetahui apa yang layak untuk-Nya.

4. Jangan terlalu percaya diri dengan banyaknya amal Anda, karena Anda tidak bisa memastikan apakah semua itu diterima atau ditolak. Ibnu Aun berkata, “Jangan terlalu mengandalkan banyaknya amal, karena Anda tidak mengetahui apakah itu diterima atau ditolak. Jangan merasa aman dari dosa-dosa Anda, karena Anda tidak mengetahui apakah itu dilebur atau tidak. Semua amal Anda tidaklah Anda ketahui.

Yang diharapkan dari Anda adalah, hendaknya Anda selalu takut dan khawatir akan ditolaknya amal Anda. Aisyah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam tentang ayat yang berbunyi, “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan dengan hati yang takut.” (QS. Al-Mukminun: 60), apakah mereka itu orang-orang yang minum khamr dan mencuri?

Nabi Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda, “Bukan, wahai putri Ash-Shiddiq. Mereka adalah orang-orang yang berpuasa, shalat, sedekah, dan mereka takut semua itu tidak diterima. Mereka itulah orang-orang yang bersegera dalain kebaikan.” (Diriwayatkan Ahmad)

Para ulama berkata, “Mereka adalah orang-orang yang mengamalkan kebajikan dan khawatir akan tidak diterima amalnya lantaran mereka merasa tidak sempurna.”*

Dari buku Rahasia Panjang Umur karya Muhammad bin Ibrahim An-Nu’aim.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:riyatakaburujub
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Penetapan 1 Syawal 1436 H, Menag: Posisi Hilal Sudah Di Atas Imkanurukyat
Tulisan selanjutnya Merenungi Berpuluh Tahun Puasa Ramadhan Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?