Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Pembalasan Atas Ketidakadilan (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2015 21:04 9:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2015 20:58
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

APABILA Allah Subhanahu wa Ta’ala mulai mengadili manusia secara perorangan, maka kezaliman dan ketidakadilan akan dibalas serta semua hak yang dirampas akan dikembalikan kepada yang berhak memilikinya. Sehingga, dalam diri orang yang dulu dizalimi, tak akan ada lagi rasa ketidakadilan, sebab yang dulu berbuat zalim telah dibalas.

Demikian pula dengan utang dari orang yang diutangi, akan ditagihkan kepada orang yang berutang. Sehingga, hak milik orang yang diutangi dikembalikan, sekalipun itu utangnya orang mukmin dari orang kafir. Inilah bukti kesempurnaan keadilan Allah yang mutlak. Allah hakim yang paling bijaksana.

Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Abdullah bin Muhammad bin Uqail dari Jabir bin Abdillah bahwa beliau pernah membeli seekor binatang tunggangan yang ia naiki selama sebulan penuh untuk menemui Abdullah bin Unais guna mendengarkan satu hadits darinya. Maka, tatkala beliau tanyakan kepadanya, ia pun menjawabnya, “Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Pada hari kiamat manusia –atau– seluruh hamba akan dikumpulkan dalam keadaan telanjang belum dikhitan dan buhman.’

Kami bertanya, ‘Apa buhman itu?’ Beliau bersabda, ‘Tidak ada sesuatu apa pun yang bersama mereka. Lalu, mereka akan dipanggil dari jauh dengan panggilan yang terdengar seperti dari dekat, `Aku adalah raja!’ `Aku adalah pemilik segala utang!’ Tidak ada seorang pun dari penghuni neraka yang boleh masuk ke dalam neraka sedangkan is masih membawa hak milik salah seorang penghuni surga sampai Aku mengembalikannya kepada yang berhak. Dan tak seorang pun dari penghuni surga yang boleh masuk surga sedangkan darinya masih membawa hak milik salah satu dari penghuni neraka sehingga Aku mengembalikanya kepada pemiliknya, sekalipun itu hanya satu tamparan.”

Kami bertanya, ‘Bagaimana itu bisa terjadi sedangkan kita datang menghadap Allah dalam keadaan tidak membawa apa-apa?’

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

‘Dengan kebaikan yang diganti kejelekan,’ jawab beliau.”

Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan satu riwayat dari Abu Dzar dari Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam dalam satu hadits qudsi yang panjang:

“Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya itulah amal-amal kalian yang Aku kumpulkan untuk kalian, kemudian Aku kembalikan kepada kalian. Maka, barangsiapa yang mendapatkan kebaikan hendaknya ia memuji Allah, dan barangsiapa yang mendapatkan selain itu maka janganlah mencela selain kepada dirinya sendiri.”

Allah berfirman, “Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.” (Yasin: 54).

Allah juga berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.” (Yunus: 44).

Allah berfirman dalam ayat yang lain, “…Dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Rabbmu tidak menganiaya seorang pun.” (Al-Kahfi: 49).

Allah berfirman, “...Dan barangsiapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.” (Al-Furqan: 19).

Allah berfirman, “Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satu dosa pun terhadap mereka. Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak…” (Asy-Syura: 41-42).

Allah berfirman, “Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Rabb Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman.” (Thaha: 111).

Oleh karena itu, celakalah orang yang menzalimi saudaranya, tetangganya, atau siapa pun dari makhluk Allah. Sebab, ayat-ayat dalam Al-Qur’an telah menerangkan tentang betapa buruknya kondisi orang-orang yang berbuat zalim pada hari kiamat kelak, yaitu, tatkala mereka akan dibalas dan diqishash dari Allah. Allah sendirilah yang telah mengingatkan mereka ketika masih di dunia agar tidak melakukan kezaliman sesama makhluk, dan Allah telah mengharamkan kezaliman atas diri-Nya, sebagaimana Allah berfirman pada hadits qudsi:

“Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku juga telah menjadikannya haram bagi kalian, maka janganlah kalian saling berbuat zalim.” (HR Muslim).*/Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shufi, dalam bukunya Pengadilan Akhirat, Saat Amal Bersaksi di Hadapan Allah. [Tulisan selanjutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hari kiamathisab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapolda Jatim Berjanji Usut Tuntas Kasus Sandal Berlafadz “Allah”
Tulisan selanjutnya Pembalasan Atas Ketidakadilan (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?