Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

AL-Quran Kunci Kebangkitan Umat Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2019 07:09 7:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2019 06:50
Bagikan
Bagikan

SEBELUM kedatangan Islam, manusia berada pada puncak kebiadaban. Peradaban-peradaban besar dunia –seperti Romawi dan Persia- yang menjadi ikon kemajuan saat itu, tak mampu menjadi tauladan baik bagi kehidupan manusia. Mereka semakin jauh dari nilai-nilai Tuhan. Materi, menjadi tolak ukur kemajuan. Sedangkan nilai-nilai agama hakiki semakin dicampakkan.

Pada saat itu Allah melihat ke seantero bumi. Ternyata, kelakuan mereka sudah melampaui batas sehingga layak mendatangkan murka, sebagaimana sabda nabi shallallahu `alaihi wasallam:

وَإِنَّ اللهَ نَظَرَ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ، فَمَقَتَهُمْ عَرَبَهُمْ وَعَجَمَهُمْ، إِلَّا بَقَايَا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ

“Dan sesungguhnya Allah melihat penduduk bumi, lalu Ia murkai penduduk Arab dan non-Arabnya, melainkan sisa-sisa dari Ahli Kitab.”(HR. Muslim).

Kebenaran tak begitu dominan. Hanya tersisa Ahlu Kitab(yang masih hanif). Itu pun berserakan di penjuru bumi.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Baca: Anak-Anak Suriah Berhasil Menghafal Quran di Bawah Kepungan Rezim

Saat kerusakan sudah sedemikian dahsyat, Allah segera menyajikan solusi cepat, tepat dan akurat. Diturunkanlah al-Qur`an pada Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wasallam sebagai penyelamat bagi umat manusi yang berada di ambang kehancuran:

ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ ١  خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ ٢  ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٣  ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ ٤ عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ 1.

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. 2, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-`Alaq: 1-5).

Demikianlah ayat pertama kali turun. Kata-katanya sungguh berbobot dan langsung menusuk ke jantung problematika kehidupan manusia, yang ketika itu berada dalam kegelapan jahiliah. Obat mujarab yang mampu membuat mereka bangkit adalah: Al-Qur`an (yang menganjurkan umat manusia membaca, menulis, dan menuntut ilmu dengan nama Tuhan sejati).

Efeknya begitu dahsyat. Dalam rentang waktu yang tak sampai satu abad lamanya, dengan berpegang teguh pada al-Qur`an, umat Islam mampu menjadi pionir kebangkitan. Berkat nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mereka mampu menjadi soko guru, bahkan mercusuar peradaban dunia.

Peradaban Romawi dan Persia, menjadi tenggelam pengaruhnya pasca kedatangan Islam yang disinari cahaya al-Qur`an. Pantaslah jika Nabi Muhammad pernah bersabda:

إِنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا، وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ

“Sesungguhnya Allah mengangkat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini dan menghinakan yang lain dengannya.” (HR. Muslim). Ketika al-Qur`an tegak di muka bumi, orang-orang yang berpegang teguh padanya menjadi bangkit, sedangkan orang yang mengabaikan petunjuknya,pasti akan jatuh terhina.

Tak ayal lagi, bagi setiap Muslim yang menginginkan kebangkitan umat, maka harus dibangkitkan dengan spirit al-Qur`an sebagaimana generasi terbaik yang ada di tiga kurun pertama.

Baca:Belajarlah dari Umar bin Khattab dalam Sejarah Pembukuan Al-Quran

Lalu, bagaimana cara berinteraksi dengan al-Qur`an, agar bisa menggapai kebangkitan? Al-Qur`an menjawabnya dengan elegan:

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).”(QS: Al-Baqarah: 185).  Di ayat lain Allah berfirman:

كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ مُبَٰرَكٞ لِّيَدَّبَّرُوٓاْ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ ٢٩

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.”(Qs. Shad: 29).

Al-Qur`an akan membuat umat bangkit jika: Pertama, menjadikannya sebagai hudan (petunjuk) atau kompas dalam mengarungi kehidupan. Kedua, menjadikannya sebagai bayyinaat (bukti, keterangan, acuan). Ketiga, menjadikannya sebagai furqan (barometer untuk mengidentifikasi antara yang hak dan batil).

Keempat, ditadabburi (direnungkan secara mendalam hingga mampu menyibak mutiara hikmah yang terkandung di dalamnya).

Kelima, diambil pelajarannya.

Baca: Tiga Al-Quran Dicetak Era Usmaniyah Ditemukan di Masjid Palestina

Jadi, jika ingin bangkit tegakkanlah al-Qur`an dalam hidupmu. Tentu kita bisa mengambil pelajaran dari umat terdahulu. Akibat pengabaian terhadap kitab suci, maka mereka menjadi jatuh terhina. Al-Qur`an menggambarkan:

وَلَوۡ أَنَّ أَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ ءَامَنُواْ وَٱتَّقَوۡاْ لَكَفَّرۡنَا عَنۡهُمۡ سَيِّ‍َٔاتِهِمۡ وَلَأَدۡخَلۡنَٰهُمۡ جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ ٦٥ وَلَوۡ أَنَّهُمۡ أَقَامُواْ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِم مِّن رَّبِّهِمۡ لَأَكَلُواْ مِن فَوۡقِهِمۡ وَمِن تَحۡتِ أَرۡجُلِهِمۚ مِّنۡهُمۡ أُمَّةٞ مُّقۡتَصِدَةٞۖ وَكَثِيرٞ مِّنۡهُمۡ سَآءَ مَا يَعۡمَلُونَ ٦٦

“-Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan. – Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.”(QS. Al-Maidah: 65-66). Jadi, kunci kebangkitan, kenikmatan adalah ketika al-Qur`an dijalankan dengan sesungguhnya.*/Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Qurankebangkitan umat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bertemakan Vintage, Pemilu di Pakistan Tampil Beda
Tulisan selanjutnya Demokrat Siap Bela Ustadz Abdul Somad dari Fitnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?