Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Empat Kunci Kebahagiaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 November 2021 13:46 1:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2021 14:50
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Setidaknya ada empat pesan yang di sampaikan oleh Rasullah kepada Abu Dzar Al-Ghifary yang bisa kita ambil, yaitu tentang kunci kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Lalu apa saja kunci kebahagiaan itu?

Oleh: M. Fibra Wijaya

Hidayatullah.com | PADA suatu hari, Rasulullah ﷺ meberikan nasihat kepada Abu Dzar Al-Ghifari yang sejatinya juga nasihat ini diperuntukkan kepada kita juga umatnya. Sebagaimana termaktub dalam kitab Nashaihul ‘ibad.

“ Wahai Abu Dzar, perbaruilah kapalmu karena laut yang akan kau arungi itu sangatlah dalam; bawalah bekal yang cukup karena perjalanan yang akan kau tempuh sangatlah jauh; ringankanlah beban yang kau bawa karena jalan yang kau lalui sangatlah sulit;dan ikhlaskanlah setiap pekerjaanmu karena Allah maha melihat.” (Nashaihul ‘ibad, Syekh Muhammad bin Umar Nawawi al-Bantani).

Dalam hadist ini setidaknya ada empat pesan yang di sampaikan oleh Rasullah kepada Abu Dzar Al-Ghifary yang bisa kita ambil, yaitu tentang kunci kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Lalu apa saja kunci kebahagiaan itu? Bagaimana mencari kebahagiaan dalam hidup? apa kunci kebahagiaan menurut islam?

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Pertama: perbaruilah kapalmu karena laut yang akan kau arungi sangatlah dalam.

Yang dimaksud “perbaruilah kapalmu” di sini adalah kita harus selalu memperbarui niat kita karena kunci dari setiap perbuatan yang kita lakukan adalah niat. Niat adalah pekerjaan hati yang artinya segala sesuatu yang kita lakukan cukup kita dan Allah saja yang mengetahuinya tanpa harus diumbarkan kepada orang lain.

Dalam kitab Ta’lim Muta’lim yang di tulis oleh Syekh Burhanudin Zarnuji beliau menjelaskan mengenai niat ini “ berapa banyak orang yang melakukan amalan tampaknya amalan dunia akan tetapi dengan baiknya niatnya maka ia berubah menjadi amalan akhirat, dan berapa banyak juga orang yang mengerjakan amalan akhirat akan tetapi berubah menjadi amalan akhirat di karenakan niat yang buruk”

Oleh sebab itu, kita harus selalu merefresh ulang niat kita agar selalalu terjaga dari penyakit-penyakit yang bisa merusak amal sholeh yang kita lakukan, seperti riya, sum’ah, ujub, dll.

Kedua: bawalah bekal yang cukup karena perjalanan yang engkau tempuh sangatlah jauh.

Kita hidup di dunia hanyalah persinggahan sementara sebelum melanjutkan perjalanan menuju ketempat tujuan yang sebenarnya yaitu akhirat, dan biasanya seseorang kalau mampir suatu tempat dalam perjalanan ia tak akan lama dan pastinya mempersiapkan bekal demi untuk melanjutkan perjalananya.

Oleh karena itu, selama kita masih di beri kesempatan oleh Allah untuk menghirup udara segar di dunia ini, maka harus kita manfaatkan dengan semaksimal mungkin untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya, dan bekal yang paling baik adalah takwa sebagaimana dalam firman Allah “ dan berbekalah dan sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal.” (QS:Al-Baqarah:197)

Ketiga: ringankan beban yang engkau bawa karena jalan yang engkau lalui sangatlah sulit.

Perjalanan yang panjang dengan tingkat kesulitan yang tinggi menuntut seseorang untuk meringankan barang bawaanya. Ini merupakan kiasan untuk kita supaya harus meringkan beban yang isa menghambat perjalanan kita di akhirat nanti.

Dari Sahabat Abu Barzah, telah berkata Rasulullah ﷺ bersabda;

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

“Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba nanti pada hari kiamat, sehingga Allah akan menanyakan tentang (4 perkara:) (Pertama,) tentang umurnya dihabiskan untuk apa. (Kedua,) tentang ilmunya diamalkan atau tidak. (Ketiga,) Tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan ke mana dia habiskan. (Keempat,) tentang tubuhnya, capek / lelahnya untuk apa.” (HR: Tirmidzi dan Tirmidzi)

Nabi mendorong kita untuk tak terlalu terpukau pada urusan dunia terutama harta, karena khusus harta ini dua pertanyaanya yaitu “darimana ia berasal” dan “kemana ia habiskan” artinya semakin banyak harta kita didunia jika semakin menjuhkan kita dari Allah maka akan semakin berat beban yang kita bawa diakhirat nanti.

Keempat: ikhlaskan amal

Artinya setiap amal baik yang kita lakukan harus benar-benar hanya untuk mencari ridho Allah SWT. Dalam ilmu fiqih, ikhlas memang tak menjadi salah satu rukun, akan tetapi itu mesti kita lakukan karena ia adalah kunci diterimanya setiap amalan kita.

Oleh sebab itu, kunci kebahagiaan seseorang baik didunia maupun diakhirat adalah jika kita bisa melaksanakan empat pesan Rasulullah diatas, niscaya kita akan merasakan kebahagiaan baik didunia maupun di akhirat. Wallahua’lam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kunci kebahagiaanNashaihul IbadRasulullah SAW
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Giliran PM Prancis Jean Castex Positif Covid-19
Tulisan selanjutnya MUI DKI Ingin Bentuk Tim Siber, Anwar Abbas: Tak Masalah Selama untuk Maslahat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?