Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Usaha Pembongkaran dan Pencurian Jasad Nabi Shallallahu’alaihi Wassalam (Habis)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2014 06:50 6:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2014 02:30
Bagikan
Usaha pencurian jasad Rasulullah Muhammad telah lama dilakukan
Bagikan

Oleh: H. Asmuni Solihan, LC

Lanjutan tulisan KEDUA

Benteng Bawah Tanah Sekitar Makam Nabi  

KISAH sejarah di atas, nampak bahwa upaya pertama dan kedua untuk memindahkan jasad Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam terjadi antara tahun 386-411 H.

Pada masa Al Hakim Al Ubaidi Al Ismaili yang bergelar Al Hakim Bimarillah. Sedangkan upaya ketiga dilakukan oleh orang-orang Kristiani Maghribi (Maroko) pada tahun 557 H. Di mana dalam setiap kali ada percobaan ini, Allah selalu menjaga Nabi-Nya. Dan kerena memperhatikan apa yang dilihat oleh Sultan Nuruddin Zanki dalam mimpinya yang berkaitan dengan upaya ketiga ini, maka Sultan Nururuddin Mahmud Zanki berkeinginan menjaga makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam  yang mulia dengan membuat benteng timah yang kokoh. Demikian itu agar tidak terdapat orang zindiq manapun yang bisa menggunakan cara pembuatan terowongan di bawah tanah secara rahasia dalam upaya pencurian jasad Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam. Di mana demikian itulah yang terjadi. Sebab sejak Sultan membangun benteng ini, maka tiada lagi seorang pun yang berani mengulangi upaya keji ini secara rahasia.

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

Berikut ini sedikit kisah pembangunan benteng di sekitar makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam.

Sultan Nuruddin Zanki memerintahkan pembuatan benteng yang kokoh di bawah tanah di sekitar makam Nabi Shallallhu ‘alaihi Wassallam. Benteng ini dibuat tiga lapis dan sangat dalam, yaitu sampai ke  air. Di mana dua lapis diantaranya dibuat dari batu yang diikat dengan beranjang kawat besi. Lalu diantara keduanya diberikan cor dari timah,sehingga bentuk timah ini menjadi benteng ketiga di sekitar makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam. (Al Khiyari, Dalam Tarikh Ma’alim Al Madinah Al Munawwarah, hlm. 84)

Perlu disebutkan di sini, bahwa tempat pengumpulan timah danpeleburannyaini berada beberapa langkah dari Babussalam, yang dikenal dengan Saqifah Ar Rashshash (Balai Timah) sampai dihancurkan ketika terjadinya kebakaran di Suq al Qumasyah (pasar kain) pada hari Senin, 18 Rajab 1397 H.Sedangkan rumah yang menjadi tempat Sultan Nuruddin Mahmud Zanki dalam pembagian pemberian kepada penduduk Madinah dikenal dengan nama Darud Dhiyafah (Rumah Tamu).

Di mana letak rumah ini di utara masjid di luar pintu Umar bin Khaththab, yang baru dirobohkan dan digabungkan ke dalam masjid ketika perluasan masjid Nabawi yang kedua oleh pemerintah Saudi Arabia pada tahun 1984-1994 M. (Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Tarikh Al Masjid An Nabawi, hlm.180, 1418 H/1977)

Keempat, niat busuk yang dilakukan oleh sejumlah orang Kristen dari Roma untuk mengambil jasad Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam dengan membongkar langsung dari makamnya. Hal ini adalah sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Jubair dalam perjalanannyaselama di Iskandariyah, Mesir,  mulai hari Sabtu, 29 Dzulqa’dah tahun 578 H dan bertolak darinya pada hari Ahad, 6 Dzulhijjah dalam tahun yang sama. Di mana Ibnu Jubair menyebutkan apa yang disaksikannya di Iskadariyah sebagai berikut:

“Ketika tinggal di Iskandariyah, kami menyaksikan sekelompok besar orang yang berkumpul untuk menyaksikan para tawanan dari Romawi yang dimasukkan ke kota dengan menaiki unta, dimana muka mereka berada pada bagian ekor unta, dan di sekitar mereka terdapat genderang dan terompet. Lalu kami menanyakan kisah mereka, maka kami diberitahukan tentang peristiwa yang menjadikan hati terkoyak-koyak karena kesedihan.

Demikian itu, karena sekelompok orang Nasrani dari Syam sepakat dan menyiapkan banyak kapal di tempat terdekat dari wilayah mereka, yaitu di laut Qalzum (laut Merah). Kemudian mereka membawa barang-barangnya di atas untabangsa Arab yang menjadi jiran mereka dengan sewa yang disepakati. Lalu ketika barangnya sampai di pantai laut, mereka segera menggerakkan kapal ke laut dengan maksud merompak orang-orang yang akan melakukan perjalanan ibadah haji.

Ketika sampai di laut El Ni’am, mereka membakar kurang lebih enam belas kapal. Lalu ketika sampai di Edzab, mereka merampas kapal yang datang membawa jamaah haji dari Jeddah, dan di daratan mereka menangkap banyak kafilah yang datang dari Qaush ke Edzab dengan membunuh semuanya tanpa menyisakan satu orang pun yang masih hidup.

Mereka juga mengambil dua kapal yang menyambut para pedagang dari Yaman, dan di pantai tersebut, mereka banyak membakar makanan yang disiapkan untuk perjalanan ke Makkah dan Madinah. Bahkan mereka melakukan banyak peristiwa sangat keji yang tidak pernah terdengar yang sepertinya di dalam Islam, dan tidak seorang Romawi yang sampai melakukan demikian itu sama sekali.*/bersambung.. mereka bermaksud masuk Madinah untuk mengeluarkan jasad Nabi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:hukuman matikristenmaroko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aria dan Perang Opini Media AS
Tulisan selanjutnya MIUMI Keluarkan Fatwa tentang Paham Kesetaraan Gender

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?