Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Kenalilah Asalmu, Wahai Manusia! (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2015 16:15 4:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2015 16:15
Bagikan
tanah
Bagikan

ALLAH Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia dalam ukuran yang sangat kecil jika dibandingkan dengan alam raya yang mengelilinginya dari berbagai arah. Langit yang bertingkat-tingkat dan gunung-gunung yang menjulang tinggi, punya peran besar dalam menyadarkan manusia akan kekerdilan dirinya, sehingga hal itu dapat menghapus kesombongan yang ada pada dirinya.

Allah berfirman, “Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (al-Israa’: 37).

Allah juga menciptakan manusia dalam keadaan yang lemah, sebagaimana firman-Nya, “…Dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (an-Nisaa’: 28).

Allah telah menciptakan manusia dalam keadaan lemah dalam segala hal, sehingga ia tidak pernah mampu melawan godaan-godaan setan. Tidak mampu melawan hawa nafsunya. Lemah di hadapan harta. Lemah di hadapan lawan jenisnya. Lemah di hadapan popularitas dan gemerlap cahaya. Lemah jasmaninya: tidak mampu menentang kekuasaan “sang tidur”, dapat dikalahkan dengan mudah oleh berbagai virus, dan sebagainya.

Beranjak dari hal itu, maka hakikat manusia adalah makhluk yang lemah. Seluruh wujud perlawanan terhadap hal-hal seperti yang baru disebutkan, hanyalah berkat kemurahan dan pertolongan Allah. Seandainya Allah membiarkannya dengan kelemahannya, sungguh ia tidak akan pernah mampu melawan hawa nafsu melihat yang diharamkan, atau hawa nafsu untuk memiliki harta yang haram, dan badannya juga tidak akan mampu melawan penyakit apapun.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Allah berfirman, “...Kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya…” (an-Nuur: 21).*/Dr. Majdi Al-Hilali, terangkum dalam bukunya Adakah Berhala pada Diri Kita?

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asal manusiatanah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya tanah Kenalilah Asalmu, Wahai Manusia! (1)
Tulisan selanjutnya 10 November: Menggugah Gairah Ghirah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?