Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Ridha dengan Ketentuan Allah (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Maret 2016 06:42 6:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Maret 2016 06:42
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

TERHALANGNYA rezeki yang melimpah untuk sebagian manusia adalah bentuk dari rahmat dan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada mereka. Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memelihara hamba-Nya yang beriman dari kesenangan dunia, karena Dia mencintainya, seperti manusia yang menjaga beberapa jenis makanan dan minuman karena takut akan menimbulkan penyakit.” (Imam Ahmad dan Hakim dari Abu Sa’id)

Makna-makna yang agung ini tidak mungkin dapat selalu disebutkan dan dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari, kecuali jika kecintaan kepada Allah telah bersemayam dan menguasai hatinya.

Oleh karena itu kunci agar Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya adalah:

“…Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya…” (Al-Ma’idah: 54)

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Allah berfirman, “Wahai orang-orang yang beribadah karena cinta kepada-Ku, apa yang ada di dunia ini tidak akan dapat membahayakan kalian apabila kalian sudah memiliki kebahagiaan, dan tidak ada musuh yang dapat mencelakakan kalian apabila kalian sudah berpasrah kepada-Nya.”

Amir bin Abdu Qais berkata, “Ketika aku mencintai Allah dengan tulus, Dia akan memudahkan segala musibah yang menimpa, memberi keridhaan kepada setiap masalah yang saya hadapi. Oleh karena itu, demi cintaku kepada-Nya aku tidak pernah peduli apa yang menimpa diriku pada pagi dan petang.”

Demikianlah, jika kita telah bersungguh-sungguh mencintai Allah, kita juga akan mencintai semua yang telah ditetapkan Allah kepada kita. Sa’ad bin Abi Waqqas tiba di Mekah dalam keadaan buta. Pada saat itu, banyak orang yang mengejar-ngejar dan meminta didoakan oleh beliau.

Beliau pun kemudian mendoakan mereka semua, dan doa beliau pun dikabulkan oleh Allah.

Melihat keadaan itu, Abdullah bin Abi Saib berkata kepada Sa’ad, “Wahai paman, mengapa paman mendoakan setiap orang tetapi paman tidak mendoakan diri paman sendiri, agar Allah bisa membuat paman melihat lagi?” Sa’ad berkata, “Wahai anakku, ketetapan Allah untukku lebih indah daripada penglihatanku.”

Imran bin Hushain mengalami sakit busung perut dan dia tidak bisa duduk dan berdiri selama tiga puluh tahun, dan untuk buang air besar ia membuat lubang dari pelepah kurma di atas ranjangnya, lalu masuklah saudaranya yang bernama ‘Ala sambil menangis melihat kondisi Imran.

Maka, kemudian Imran berkata, “Mengapa engkau menangis?” ‘Ala berkata, “Sungguh saya bersedih melihat penyakit yang menimpa dirimu wahai saudaraku.”

Imran berkata, “Janganlah menangis, karena jika aku telah mencintai Allah, Allah juga akan mencintaiku.”

Ketika seorang hamba semakin bertambah rasa cintanya kepada Rabb-nya, akan semakin bertambah pula ketaatannya serta merasakan kebahagiaan ketika mengingat-Nya. Karena rasa cinta itulah yang menjadi sebab timbulnya luapan kasih dan rindu kepada kekasihnya Yang Mahaagung, dan salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan tersebut adalah melalui zikir dan bermunajat kepada-Nya.

Luapan perasaan seperti ini tidak akan pernah ada kecuali jika pintu cinta di dalam hati dibuka selebar-lebarnya. Karena seseorang akan bergembira ketika menerima orang yang dicintainya, dan mengikuti segala perintahnya dengan ikhlas.*/DR. Majdi Al-Hilali, terurai dalam bukunya Quantum Cinta.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ketentuan Allahridhotakdir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ridha dengan Ketentuan Allah (1)
Tulisan selanjutnya Polisi Gagalkan Rencana Perkawinan Didik dan Andini, karena Sama-Sama Pria

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 09:20
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?