Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Tempat Kembali Para Pembohong dan Pemakan Riba

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Februari 2018 09:53 9:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Februari 2018 09:53
Bagikan
Ilustasi/Pinjam meminjam uang yang di antaranya berunsur riba.
Bagikan

SAMURAH bin Jundub radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa apabila Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam telah selesai melaksanakan shalat Subuh, beliau menghadap ke arah kami seraya bersabda, “Siapa di antara kalian yang bermimpi tadi malam?”

Jundub melanjutkan kisahnya, “Apabila ada seseorang di antara kita yang bermimpi, maka dia menceritakan mimpinya, lalu Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berkata, ‘Sesuai kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala.’

Kemudian pada suatu hari Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bertanya kepada kita, ‘Apakah ada di antara kalian yang bermimpi?’ “Tidak ada, ‘jawab kami. Beliau bersabda, ‘Tadi malam aku bermimpi didatangi dua lelaki. Keduanya memegang tanganku dan membawaku ke bumi yang disucikan. Tiba-tiba saya menyaksikan ada seseorang yang duduk dan seorang orang lagi berdiri. Di tangannya terdapat gancu dari besi. Dia memasukkannya ke tulang rahang bawah temannya hingga tembus sampai ke tengkuk. Dan yang satunya juga melakukan yang sama terhadap temannya. Lalu tulang rahangnya merapat kembali seperti sedia kala. Kemudian dia melakukan lagi hal yang sama.

Aku pun bertanya, ‘Apa ini?’ Keduanya berkata, ‘Mari kita pergi!’

Kami pun berjalan lagi hingga kami menjumpai seseorang yang berbaring pada tengkuknya dan seseorang berdiri. Di atas kepalanya terdapat batu besar atau berbaring dengan batu tersebut. Ketika batu tersebut dipukulkan ke kepala, maka batu tersebut menggelinding. Lalu dia bergegas mengambil batu tersebut. Belum sampai dia kembali ke tempat semula, kepala yang remuk tadi pulih kembali seperti sedia kala. Dia pun mengulangi lagi memukulkan batu tersebut.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Aku pun bertanya, ‘Apa ini?’ Keduanya berkata, ‘Mari kita pergi!’

Kami berjalan menuju suatu kubangan semisal dapur api. Bagian atasnya sempit, sedangkan bagian bawahnya luas. Di bagian bawahnya dinyalakan api. Ternyata di dalamnya terdapat laki-laki dan perempuan telanjang.

Nyala api menghantam mereka dari bawah. Ketika api telah dekat dengan mereka, maka mereka naik sehingga hampir berhasil keluar. Ketika api padam, maka mereka kembali lagi.

Aku bertanya, ‘Apa ini?’ Keduanya berkata, ‘Mari kita pergi!’

Kami melanjutkan perjalanan hingga kami menjumpai sungai darah yang di dalamnya terdapat seseorang yang berenang dan seseorang lagi di tepi sungai yang di hadapannya terdapat bebatuan. Dia menghadap ke arah orang yang ada di dalam sungai. Apabila orang yang ada di dalam sungai hendak keluar dari sungai, maka dia melempari orang tersebut dengan batu tepat pada mulutnya. Lalu dia kembali ke tempat semula. Ketika dia hendak keluar lagi, maka dia dilempari batu tepat pada mulutnya sehingga dia kembali ke tempat semula.

Aku bertanya, ‘Apa ini ?’ Keduanya berkata, ‘Mari kita pergi!’

Kami pun pergi hingga sampai ke suatu tanah hijau yang di dalamnya terdapat pohon besar. Di bagian dasar pohon terdapat seorang kakek dan anak-anak. Sedang di dekat pohon tersebut terdapat laki-laki yang menyalakan api di depannya. Lantas keduanya membawaku naik ke atas pohon. Kemudian keduanya membawaku masuk ke dalam sebuah rumah.

Saya belum pernah melihat rumah yang lebih bagus dari rumah tersebut. Di dalamnya terdapat kakek-kakek dan para pemuda. Kemudian keduanya membawaku naik lagi dan memasukkanku ke dalam rumah yang lebih bagus dan lebih utama.’

Saya berkata, ‘Kalian berdua telah mengajakku berkeliling malam ini. Tolong sampaikan kepadaku mengenai hal-hal yang telah kulihat.’

Keduanya berkata, ‘Baiklah. Orang yang kamu lihat tertembus tulang rahangnya ialah pembohong. Dia menceritakan suatu kebohongan. Lalu kebohongan tersebut di bawah ke tempat lain hingga sampai ke penjuru daerah. Dia akan mengalami hal tersebut sampai hari kiamat.’

Orang yang engkau lihat diremukkan kepalanya ialah seseorang yang diberi pengetahuan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentang Al-Qur’an, tetapi dia tidur tanpa membacanya di malam hari dan dia tidak mengamalkannya di siang hari. Dia akan dipermalukan seperti itu hingga sampai hari kiamat.

Orang yang engkau lihat di dalam kubangan, mereka adalah para pezina. Sedangkan orang yang engkau lihat di dalam sungai adalah pemakan riba.

Seorang kakek yang ada di dasar pohon ialah Nabi Ibrahim, sedangkan anak-anak di sekelilingnya ialah anak-anak manusia. Sedangkan yang menyalakan api ialah Malaikat Mikail, penjaga neraka Jahannam. Rumah pertama ialah rumah kaum mukmin secara umum. Sedangkan rumah ini ialah rumah orang-orang yang mati syahid. Saya adalah Jibril, sedangkan ini Mikail. Angkat kepalamu!’

Aku pun mendonggakkan kepalaku, tiba-tiba ada istana yang mirip gumpalan awan. Keduanya berkata, ‘Itulah tempatmu.’ ‘Tinggalkanlah aku di sini biar aku masuk ke tempatku,’ kataku.

Dia berkata, ‘Umurmu masih tersisa. Engkau belum menyempurnakannya. Kalau engkau telah menyempurnakannya, pastilah engkau dapat mendatangi tempatmu.”*/Sudirman STAIL

Sumber buku: Hiburan Orang-orang Shalih. Penulis: Muhammad Amin Al-Jundi.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukum pembohonghukum pengabai agamahukum pezinapemakan riba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hindari Kelaparan Ribuan Warga Venezuela Menyemut di Pintu Perbatasan Kolombia
Tulisan selanjutnya Video Jamaah Umrah Ikrarkan Pancasila, Din: Itu Kebablasan dan Salah Kaprah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?