Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

ACT dan Bukalapak Adakan Kerjasama Penjualan Qurban Online

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2016 10:31 10:31 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Agustus 2016 10:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Bukalapak kembali bekerja sama dengan Global Qurban – Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam menyediakan jasa pembelian hewan qurban secara online.

Brand Maneger Bukalapak, Oci Ambrosia mengatakan, pihaknya mengaku senang dengan program tersebut karena hadirnya teknologi juga mampu digunakan untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan ibadah.

“Ini bisa mempermudah banyak orang yang tidak punya waktu karena sibuk atau lainnya untuk keliling mencari sendiri hewan qurban,” ujarnya di Kantor Bukalapak, Plaza City View, Jakarta, Kamis (25/08/2016).

Lebih dari itu, sambung Oci, banyak manfaat lain yang dirasakan jika berqurban lewat platform online seperti Bukalapak, diantaranya secara ekonomi akan berdampak langsung ke lapak-lapak peternak yang menjadi jaringan untuk menyebarkan hewan qurban.

“Ekonominya bergerak, dan juga bermanfaat buat penerima yang berada di pelosok yang mungkin jarang sekali makan daging,” jelasnya.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Senior Vice President ACT, Imam Akbari menjelaskan, pendistribusian hewan qurban akan menjangkau seluruh wilayah di Indonesia dan 27 negara lainnya seperti wilayah konflik di Timur Tengah.

Khusus di dalam negeri, Imam menambahkan, pihaknya tidak melakukan pengiriman hewan qurban dari pusat, melainkan melalui peternak binaan yang ada di daerah-daerah.

“Kita punya program yang namanya Lumbung Ternak Masyarakat (LTM), makanya kenapa harganya bisa lebih murah, karena memang kambingnya sudah lama disiapkan sejak lama dan lokasinya dekat dengan sasaran,” paparnya.

Sementara itu, Ustadz Bobby Herwibowo mengungkapkan, berqurban untuk daerah lain yang membutuhkan hukumnya boleh, dan justru akan lebih maslahat. Meskipun, kata dia, sang pequrban tidak menyaksikan proses pemotongan secara langsung.

“Karena fiqih mengikuti perkembangan zaman. Selagi tidak bertentangan dalil yang mengharamkan itu boleh,” tukasnya.

Bahkan, terang Bobby, jika semua orang perkotaan berqurban di masjid setempat saja, pendistribusian daging tidak akan luas, sehingga kurang dirasakan manfaatnya.

Padahal, lanjutnya, di hari raya Idul Qurban harusnya semua umat Islam bersukacita, termasuk dengan menyantap hidangan daging.

“Kalau orang perkotaan sudah biasa (makan daging), sedangkan di pelosok berbeda,” tandas Bobby.

Meski pequrban tidak menyaksikan langsung hewan qurbannya disembelih, Imam menegaskan, pihaknya sangat memperhatikan soal pelaporan.

“Selain ada sertifikat akan mendapatkan laporan sebagaimana umumnya berkurban. Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas,” pungkasnya menutup.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebaik-baik Rumah, yang Ada Anak Yatim Dimuliakan
Tulisan selanjutnya Burkini dan Islamophobia Akut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?