Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

KISPA: Membela Aleppo adalah Panggilan Keimanan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Desember 2016 05:45 5:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Desember 2016 05:45
Bagikan
Zaitun Rasmin pada Aksi Solidaritas untuk Aleppo di depan Kedubes Rusia di Jakarta, Senin (19/12/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com–Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Fery Nur menekankan agar Rusia tidak lagi campur tangan dalam melakukan serangan kepada Rakyat Suriah.

“Rusia harus menghentikan campur tangan di Suriah,  menghentikan serangan udara kepada rakyat yang tidak berdosa,” ungkapnya saat melakukan orasi dalam Aksi Solidaritas Alepo di Kedutaan Besar Rusia di Menteng, Jakarta Pusat,  Senin (19/12/16).

Fery menyatakan tidak hanya di Indonesia yang melakukan aksi kemanusiaan seperti Aksi solidaritas tersebut.  Di Inggris, lanjutnya, aksi serupa melakukan dilakukan.

“Yang melakukan aksi seperti ini bukan hanya Indonesia,  di Inggris,  Prancis,  Turki mereka menunjukkan kepedulian mereka kepada rakyat Aleppo yang saat ini mengalami tindakan kedzholiman,” tambahnya.

Dubes Rusia Tewas Ditembak Polisi Turki, Berikan Peringatan Masalah Aleppo

Aksi tersebut,  kata Fery merupakan panggilan keimanan yang merupakan konsekwensi dari tauhid.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Karena ada panggilan iman,  kita manusia yang memiliki perasaan dan hati,  makanya kita hadir untuk menunjukan solidaritas kita,  karena mereka juga umat Muhammad,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui Kota Aleppo di Suriah dikepung dan diserang tentara Rezim Bashar al Assad dengan bantuan Rusia dan Iran. Aksi pengepungan yang berlangsung selama berbulan-bulan ini telah melahirkan banyak korban warga sipil, terutama wanita dan anak-anak.

Pembantaian di Aleppo, Zaitun Rasmin: HAM tak Berlaku atas Umat Islam

Sebelumnya, dakan Aksi Solidaritas untuk Aleppo, Suriah yang digelar di depan Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin  mengatakan, pembantaian yang terjadi di Aleppo oleh rezim Bashar Al-Assad  untuk menyerang ISIS adalah bohong. Menurutnya, klaim militer Rusia membantu Suriah melawan ISIS hanya sebagai alasan untuk ikut campur dalam pembantaian di Aleppo itu, kata Zaitun.

“Rusia hanya sebagai alasan untuk menumpas ISIS,  namun sasarannya adalah kaum Muslimin di Suriah,” tandas Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) ini.*/Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#SaveAleppoAleppoGEMA 212Gerakan KemanusiaanGNPF-MUIISISKedubes Iran untuk IndonesiaKedubes Rusia untuk Indonesiapembantaian di Alepporusiasuriahwahdah islamiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menulis dan Membaca, Warisan Luhur Para Ulama
Tulisan selanjutnya Kementerian Myanmar Tulis Sejarah tanpa Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?