Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Saudi: Iran Harus Mengubah Kebijakannya untuk Normalisasi Hubungan Diplomatik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 September 2017 09:46 9:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2017 09:46
Bagikan
Menteri Luar Negeri Saudi Adel al Jubeir (Adil Jabir)
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir mengatakan pada hari Selasa (05/09/2017) bahwa pembicaraan Iran tentang normalisasi hubungan diplomatik dengan Arab Saudi menggelikan.

Al-Jubeir mengatakan kepada para wartawan di London bahwa Teheran pertama-tama harus mengubah kebijakannya sebelum pencairan hubungan diplomatik dapat terjadi.

Dia menanggapi ucapan Menteri Luar Negeri Iran Mohammed Javad Zarif, yang dimuat Kantor Berita Pelajar Iran, yang mengusulkan agar kunjungan diplomatik dapat dilakukan setelah musim haji.

“Komentar Menteri Luar Negeri Iran itu menggelikan,” kata Al-Jubeir, seperti dilansir Reuters. “Jika Iran ingin memiliki hubungan baik dengan Arab Saudi, negara tersebut harus mengubah kebijakannya. Iran harus menghormati hukum internasional,” ujarnya dikutip laman Arabnews.

Baca: Arab Saudi Sangkal Ingin Berunding dengan Iran

“Pada saat ini, kami tidak melihat … bahwa mereka serius ingin menjadi tetangga yang baik,” kata Al-Jubeir.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Dia mengatakan bahwa pembicaraan-pembicaraan diplomatik dengan Iran adalah untuk urusan ibadah haji, tidak mempresentasikan normalisasi hubungan dan bahwa kontak semacam itu tidak ada hubungannya dengan politik.

“Kami memiliki musim haji, dan saat kami melaksanakan ibadah haji, kami mencoba untuk tidak mempolitisasinya … Tapi ini bukan normalisasi,” katanya. “Pertemuan seputar haji, tidak ada hubungannya dengan politik. Ini masalah agama.”

Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Terima Tokoh Syiah Iraq Moqtada Al-Sadr

Sara Bazoobandi, dosen senior ekonomi politik internasional di Regent’s University London, mengatakan bahwa dia tidak percaya akan adanya pencairan hubungan antara Arab Saudi dan Iran dalam waktu dekat kecuali jika ada keadaan-keadaan yang memerlukan dialog segera.

“Saya cukup pesimis. Saya pikir tidak akan ada perubahan kecuali ada kepentingan dalam waktu dekat,” katanya kepada Arab News.

Menteri Luar Negeri Saudi mengunjugi London karena adanya kekhawatiran baru tentang program nuklir Iran yang kontroversial yang diangkat oleh utusan Presiden Donald Trump di PBB.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adel al Jubeirarab saudiDiplomatikiranNormalisasi HubunganSaudi-Iransyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kejamnya Militer Myanmar, Pasang Ranjau Darat untuk Warga Rohingya
Tulisan selanjutnya 3571 Pengungsi Palestina di Suriah Terbunuh Sejak 2011

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?