Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Saatnya Ber-Gua Hiro

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 Maret 2020 11:41 11:41 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Maret 2020 13:36
Bagikan
Ilustrasi: Gua Hiro
Bagikan

Hidayatullah.com | KETIKA Abu Ubaidah, Gubernur Syam dan salah seorang sahabat utama Rasulullah ﷺ , meninggal akibat wabah luar biasa, Khalifah Umar bin Khaththab mengutus salah seorang sahabat Nabi, Amru bin Ash, ke Syam untuk menangani segala kesulitan ini.

Yang menarik, Amru langsung memerintahkan kepada seluruh rakyat Syam untuk mengisolasi diri. Bukan di rumah, tapi pergi ke gurun dan gua-gua untuk menyepi. Perintah ini dipatuhi oleh masyarakat Syam. Alhamdulillah setelah itu mereka terbebas dari wabah yang mematikan itu.

Kini, ketika virus corona melanda dunia, banyak sekali seruan agar pemerintah segera melakukan lockdown atau mengunci diri. Beberapa negara bahkan sudah mengumumkan rencana itu. Malaysia, misalnya, sudah mengumumkan akan melakukan lockdown mulai 18 hingga 31 Maret mendatang.

Indonesia sendiri, meskipun belum menetapkan lockdown, namun pemerintah sudah menetapkan masa darurat bencana. Masa ini cukup lama, mulai 29 Februari hingga 29 Mei 2020. Total ada 90 hari, dan ada kemungkinan diperpanjang lagi.

Pada masa darurat bencana ini, kita diminta untuk tetap berada di rumah. Sedapat mungkin kita harus mengurangi, bahkan menghindari, berinteraksi dengan masyarakat luar. Kita bisa me-lockdown rumah kita.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Bahkan, di daerah yang berada dalam kondisi tertentu, para ulama termasuk MUI dan ulama Al Azhar Kairo, Mesir telah memfatwakan bolehnya shalat Jumat dan shalat fardhu di rumah. Tentu tidak semua daerah berlaku hukum seperti ini. Hanya di daerah-daerah yang terkategori berbahaya yang boleh melakukannya.

Jadi, ini saatnya kita ber-Gua Hiro. Kita menyendiri dulu di rumah sambil berupaya tetap produktif. Banyak hal yang bisa kita lakukan di rumah. Apalagi keadaan kita sekarang tidak sama dengan keadaan Rasulullah ﷺ saat dulu ber-Gua Hiro. Kemajuan teknologi internet memungkinkan kita untuk tetap berinteraksi dengan dunia luar. Proses belajar mengajar di banyak sekolah dan perguruan tinggi masih tetap berlangsung dengan sistem online. Rapat-rapat kantor begitu juga. Bahkan ibu-ibu masih bisa ngerumpi dengan komunitas mereka lewat media sosial.

Faktanya, kita tak benar-benar menyendiri sebagaimana seruan Amru bin Ash pada masa lalu. Namun, meski keadaan kita tidak sama dengan masa Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya dulu, mudah-mudahan energi positif yang kita dapatkan selama ber-Gua Hiro, tak beda dengan mereka. Mudah-mudahan setelah masa ber-Gua Hiro ini usai, keadaan kita akan lebih baik sebagaimana kepompong yang berubah menjadi kupu-kupu. *

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bergua-hirocovid-19Gua hirolockdownvirus coronawabah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPP Hidayatullah Sampaikan Berbagai Ikhtiar Cegah Wabah Covid-19
Tulisan selanjutnya Pemerintah Akan Pakai Teknologi Lacak Daerah Beresiko Corona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?