Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Belgia Usir Aktivis Sayap Kanan Denmark karena Berencana Membakar Al-Qur’an

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 13 November 2020 11:06 11:06 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 November 2020 11:06
Bagikan
Kerusuhan pendukung Rasmus Paludan setelah membakar al-Quran
Bagikan

Hidayatullah.com–Belgia telah mengusir lima aktivis sayap kanan Denmark dan melarang mereka selama setahun. Hal itu setelah mereka berencana untuk membakar Al-Qur’an di daerah yang sebagian besar Muslim di Brussel, lapor BBC.

Menteri Luar Negeri untuk Suaka Sammy Mahdi menyebut mereka “ancaman serius bagi ketertiban umum”. Menurut halaman Facebook mereka, kelima orang itu adalah rekan dari politisi sayap kanan Denmark Rasmus Paludan.

Paludan diusir dari Prancis pada Rabu (11/10/2020) setelah mengisyaratkan niatnya untuk membakar Al-Quran di Paris. Awal tahun ini, dia dipenjara selama sebulan di Denmark karena serangkaian pelanggaran termasuk memposting video anti-Islam di saluran media sosial partainya Stram Kurs (Garis Keras).

Dalam insiden terbaru, polisi Belgia mencurigai kelima orang itu berencana membakar Al-Quran di distrik Molenbeek-Saint-Jean di Brussel, media lokal melaporkan. Daerah ini memiliki komunitas Maroko yang besar.

Mereka diinterogasi oleh polisi yang kemudian meneruskan kasus tersebut ke kantor kejaksaan, kata sebuah sumber kepada kantor berita AFP.  Mahdi, yang juga anak seorang pengungsi Iraq, menyambut baik penangkapan dan pengusiran mereka.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Mereka diperintahkan untuk segera meninggalkan negara itu, dan mereka melakukannya,” katanya. “Penundaan ditolak karena orang-orang ini merupakan ancaman serius bagi ketertiban umum di Belgia,” tambahnya.

Pernyataannya itu tidak menyebut nama Paludan tetapi mengatakan bahwa “seorang pria lain baru-baru ini ditangkap di Prancis karena alasan yang sama”.  Dalam sebuah posting di Facebook pada 30 Oktober, Paludan mengatakan dia telah memberi tahu konsulat Prancis di Kopenhagen bahwa dia akan membakar Al-Qur’an di Arc de Triomphe di Paris pada 11 November.

“Dalam masyarakat kami, yang sudah sangat terpolarisasi, kami tidak membutuhkan orang yang datang untuk menyebarkan kebencian,” kata Mahdi.

Pada bulan Agustus, pendukung Paludan di kota Malmö, Swedia selatan, membakar Al-Quran, yang memicu protes dengan kekerasan dan bentrokan dengan polisi.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelgiaDenmarKelompok sayap kananmembakar al-Quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Dakwa 12 Anggota Kanan Jauh yang Berencana Lancarkan Serangan Teror pada Muslim
Tulisan selanjutnya Di Xinjiang, Kisah Kehilangan dan Penahanan Ekstra Yudisial Masih terus Berlanjut (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?