Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Remaja Prancis Anti-Muslim Diterima Imam Chems Eddine Hafiz untuk Melihat Masjid

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2021 10:25 10:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juli 2021 10:25
Bagikan
Remaja Prancis Anti-Muslim Diterima Imam Chems Eddine Hafiz untuk Melihat Masjid (AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang remaja Prancis yang menjadi sasaran serangan online setelah mengkritik Islam dan al-Quran akhirnya bertemu dengan Imam Besar Masjid Paris, Chems Eddine Hafiz.  Kunjungan tersebut diharapkan dapat meredakan situasi bagi semua orang.

Gadis berusia 18 tahun, yang diidentifikasi sebagai Mila, mengunjungi masjid sehari setelah pengadilan memvonis 11 orang yang dituduh telah melecehkannya. Sebagai catatan, Mila harus pindah sekolah dan mendapat perlindungan polisi setelah videonya viral.

“Ini adalah tanda perdamaian yang sangat penting bagi saya,” kata Mila kepada wartawan, setelah menerima Alquran dalam perban merah muda dari imam, Chems-eddine Hafiz.

Hafiz membimbing Mila dalam kunjungan dua jam ke masjid dan menaranya, yang dilakukan dengan pengamanan ketat.  “Masjid Paris terbuka untuk semua. Kami ingin menunjukkan kepadanya apa arti Islam sebenarnya. Islam adalah agama yang harus dihormati,” kata Hafiz, yang juga percaya ‘kata-kata tajam’ Mila dibuat dalam ‘konteks tertentu’.

Sejak videonya yang penuh dengan kata-kata buruk terhadap Islam menjadi menular pada tahun 2020, anak sekolah yang sebelumnya tidak dikenal itu telah menjadi tokoh pemecah belah di Prancis. Ia dipandang para pendukungnya sebagai pejuang pemberani untuk kebebasan berbicara dan oleh para kritikus karena sengaja melakukan tindakan provokatif dan Islamofobia.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Undang-undang ketat Prancis tentang ujaran kebencian menghukum mereka yang menghasut kebencian terhadap kelompok berdasarkan agama atau ras mereka. Sayangnya, undang-undang ini tidak menghalangi tindakan yang mengkritik atau menghina keyakinan agama, khususnya Islam.

Mila menggambarkan dirinya sebagai seorang ateis dan masih berusia 16 tahun ketika mulai memposting video di Instagram dan kemudian TikTok, mengkritik keras Islam dan al-Quran.  “Saya tidak suka agama apa pun, bukan hanya Islam,” katanya.

Pengacaranya, Richard Malka, mengatakan dia menerima 100.000 pesan ancaman, termasuk ancaman kematian dan pemerkosaan, dan pesan kebencian tentang orientasi seksualnya. Salah satu dari mereka mengatakan kepadanya bahwa dia pantas “digorok lehernya”. *

BNPB:  Banjir Setinggi 100 Sentimeter di Kabupaten Aceh Tamiang, 720 Warga Terdampak

Hidayatullah.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang mencatat Sebanyak 720 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di Kabupaten Aceh Tamiang yang terjadi pada Ahad (11/7) Pukul 01.00 WIB dengan tinggi permukaan air mencapai 100 sentimeter di lokasi Kecamatan Bandar Pusaka, Desa Jambo Rombong.

BPBD Kabupaten Aceh Tamiang menginformasikan bahwa saat ini banjir berangsur surut. Selain itu, langkah prefentif juga dilakukan dengan melakukan kaji cepat untuk melakukan pendataan dan berkordinasi dengan pihak terkait.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Aceh Tamiang berpotensi mengalami hujan ringan. Dilihat dari lokasi yang sebagian besar dataran rendah, BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga.

Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamImam Chems Eddine HafizislamofobiaMilaPariis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksin gotong royong Kimia Farma Putuskan Tunda Penjualan Vaksin Gotong Royong
Tulisan selanjutnya MUI DKI Jakarta: KH Ahmad Luthi Fathullah adalah Ahli Hadits yang Santun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?